Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.585
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah menutup perdagangan terakhir pekan ini dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Refinitiv, rupiah bergerak dalam rentang cukup lebar sepanjang perdagangan. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,23% di posisi Rp17.570/US$, kemudian tertekan hingga menyentuh level terlemah hari ini di Rp17.620/US$.
Intersystems Asia Ready 2026: Membangun "Backbond" Digital di Era AI
Bangkok, Thailand - Pemanfaatan artificial intelligence (AI) di sektor kesehatan terus berkembang, namun tantangan utamanya bukan hanya soal kecanggihan teknologi. Kesiapan data, kemampuan sistem untuk saling terhubung, serta kepercayaan terhadap data menjadi fondasi penting agar AI dapat memberikan manfaat nyata bagi layanan kesehatan. Hal ini menjadi salah satu sorotan dalam InterSystems Asia READY 2026 di Bangkok, Thailand.
Ini 10 Unitlink Campuran yang Mencetak Return Tertinggi per Agustus 2026
ILUSTRASI. ilustrasi unitlink (KONTAN/Muradi)
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Infovesta secara year to date (ytd) mencatat, rata-rata return atau imbal hasil unitlink berbasis campuran terkontraksi 4,37% per Agustus 2026. Jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink campuran yang berhasil mencetak return tertinggi per Agustus 2026.
Ingat! Bawa Mobil Listrik Naik Kapal, Baterai Harus Kurang dari 50%
Jakarta, CNBC Indonesia - Penjualan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) yang terus meningkat mulai berdampak pada kebutuhan transportasi kendaraan antarpulau. Saat musim mudik atau liburan, kendaraan listrik juga ikut menyeberang menggunakan kapal menuju Sumatra, Bali, maupun wilayah lainnya.
Harga Emas Perhiasan 11 September 2026: Cek Ragam Kadar Karat di Sini
Liputan6.com, Jakarta - Harga emas sedikit menguat pada Jumat, (11/9/2026). Akan tetapi, harga emas dunia berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring menguatnya harapan kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Sementara itu, pelaku pasar menantikan data indeks harga konsumen Amerika Serikat (AS) untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan the Federal Reserve (the Fed). Lalu bagaimana harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas Jumat pekan ini?
Studi Oxford: Minum Teh dan Kopi Sangat Panas Bisa Picu Kanker
Jakarta, CNBC Indonesia - Kebiasaan menikmati teh atau kopi dalam kondisi sangat panas ternyata dapat membawa risiko kesehatan yang perlu diperhatikan. Studi berskala besar yang dilakukan peneliti Universitas Oxford menemukan adanya kaitan antara konsumsi minuman sangat panas dan peningkatan risiko kanker esofagus atau kanker kerongkongan.
Ngutang Terus, Sebenarnya Berapa Sih Pendapatan Amerika Serikat?
Elvan Widyatama, CNBC Indonesia
11 September 2026 13:35
Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi fiskal Amerika Serikat (AS) saat ini tengah menjadi perhatian banyak pihak.
Utang pemerintah AS terus menumpuk dan telah menembus US$40 triliun atau sekitar Rp 704.000 triliun (US$1= Rp 17.500) pada Agustus 2026. Pada saat yang sama, defisit anggarannya diproyeksikan mendekati 6% dari produk domestik bruto (PDB).
NexAI (MGLV) Mau Rights Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun
Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten data center PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) I atau rights issue dengan target dana segar sebanyak-banyaknya Rp2,53 triliun.
ChatGPT Baru Muncul, Karyawan Bank yang Ini Kehilangan Pekerjaan
Jakarta, CNBC Indonesia - OpenAI baru saja meluncurkan AI khusus untuk dunia keuangan bernama ChatGPT for Financial Service. Produk ini dibuat bekerja sama dengan bank raksasa Morgan Stanley dan Evercore, dan dirancang untuk melakukan riset perusahaan, menghitung data keuangan, hingga menyusun laporan investasi secara otomatis.
BEI Pantau Ketat 4 Saham Sekaligus, Ada yang Naik Ratusan Persen
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas empat saham sekaligus mulai Kamis, (10/9/2026). Emiten tersebut dipantau karena terjadi kenaikan harga saham yang tidak wajar.