ChatGPT Baru Muncul, Karyawan Bank yang Ini Kehilangan Pekerjaan
Jakarta, CNBC Indonesia - OpenAI baru saja meluncurkan AI khusus untuk dunia keuangan bernama ChatGPT for Financial Service. Produk ini dibuat bekerja sama dengan bank raksasa Morgan Stanley dan Evercore, dan dirancang untuk melakukan riset perusahaan, menghitung data keuangan, hingga menyusun laporan investasi secara otomatis.
Segala jenis fungsi dan kemampuan baru ChatGPT itu selama ini merupakan pekerjaan para staf di bank, termasuk fresh graduate, dikutip dari laporan CNBC Internasional, Jumat (11/9/2026).
Produk ini menggunakan model kecerdasan buatan terbaru dan tercanggih buatan OpenAI, yaitu GPT-6 Astra. Dengan kemampuan tersebut, AI ini dapat langsung mengambil data keuangan dari sumber resmi seperti laporan keuangan perusahaan, catatan rapat pemegang saham, hingga data harga saham. AI itu kemudian menyusun analisis lengkap dan bahkan membuat lembar presentasi yang sudah rapi sesuai standar bank.
Selama puluhan tahun, tugas mengumpulkan data, membandingkan perusahaan sejenis, menyusun tabel perhitungan, hingga membuat presentasi penawaran investasi adalah pekerjaan yang diserahkan kepada staf muda atau analis di bank. Mereka sering bekerja hingga 100 jam dalam seminggu hanya untuk menyelesaikan tugas-tugas rutin tersebut.
Pilihan Redaksi
- Viral Sosok Jacob Coxon, Menolak Kaya Gara-Gara Kiamat Sudah Dekat
- Cek Produk Terbaru Apple Baru Rilis: iPhone 18 Pro Sampai iPhone Duo
- Perang AI Dimulai, China dan Rusia Pakai Senjata Buatan Amerika
Kini, ChatGPT versi keuangan dapat melakukan semua itu dalam hitungan menit. AI dapat mencari perusahaan yang akan diakuisisi, menarik angka keuangan secara langsung dari sumber data terpercaya, membandingkan harga saham, memeriksa kembali kebenaran grafik, hingga menjelaskan mengapa harga saham suatu perusahaan naik atau turun. Semua data yang dikeluarkan pun dilengkapi sumber rujukan sehingga dapat diperiksa kebenarannya.
Pertanyaan terbesar yang muncul adalah apakah kecerdasan buatan ini akan menggantikan posisi ribuan fresh graduate yang selama ini menjadi tulang punggung di bank-bank besar.
Wakil Presiden Produk OpenAI, Nick Turley, menyatakan bahwa kehadiran AI ini lebih mirip dengan hadirnya program lembar kerja Microsoft Excel puluhan tahun lalu. Excel tidak menghilangkan pekerjaan akuntan, melainkan membuat mereka dapat bekerja lebih cepat dan lebih baik.
Namun, banyak pihak menyadari bahwa perubahan ini tetap membawa dampak besar. Jika tugas yang biasa digunakan untuk melatih kemampuan analisis para staf muda kini dikerjakan oleh mesin, generasi penerus bank kehilangan tempat untuk belajar dan mengasah kemampuan berpikir mereka.
Pihak bank lain pun telah memperingatkan bahwa jika kemampuan bernalar dan menyusun argumen diserahkan sepenuhnya kepada mesin, maka kualitas penalaran generasi penerus dapat menurun.
ChatGPT versi keuangan ini merupakan langkah besar OpenAI untuk masuk ke pasar pelanggan bisnis. Pendapatan dari pelanggan bisnis kini telah melampaui pendapatan dari pengguna biasa. Setelah versi keuangan ini, OpenAI berencana meluncurkan versi kecerdasan buatan khusus untuk berbagai sektor lain di luar keuangan. Artinya, gelombang penggantian tugas rutin dengan kecerdasan buatan baru saja dimulai.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]