Wow! Ginseng Liar Berusia 100 Tahun Ini Harganya Rp1,6 Miliar

Jakarta -

Ginseng liar berusia 100 tahun ditemukan di Gunung Jiri, Korea Selatan. Terdiri dari 11 akar, ginseng langka ini ditaksir bernilai Rp1,6 miliar.

Penemuan ginseng liar berusia seabad menghebohkan Korea Selatan. Ginseng langka itu ditemukan oleh seorang herbalist berusia 50-an tahun di lereng Gunung Jiri.

Berdasarkan keterangan Korean Traditional Simmani Association, akar ginseng tersebut ditemukan di ketinggian sekitar 800 meter di dekat Odojae Pass, Kabupaten Hamyang, Provinsi Gyeongsang Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korean Traditional Simmani Association merupakan organisasi yang berkaitan dengan simmani atau pemburu ginseng liar. Penemuan tersebut diumumkan oleh asosiasi pada Senin (8/9).

Ginseng liar berusia 100 tahunGinseng liar berusia 100 tahun Foto: Yonhap

Dikutip dari Korea Times (8/9) Sebanyak 11 akar ginseng yang ditemukan kemudian diidentifikasi sebagai cheonjong.

Istilah tersebut digunakan untuk menyebut ginseng yang tumbuh secara alami selama sedikitnya 50 tahun dengan sangat sedikit campur tangan manusia.

Menariknya, 11 akar tersebut bukan tumbuh secara terpisah. Seluruhnya disebut membentuk satu keluarga ginseng yang terdiri dari lima generasi, mulai dari akar induk hingga keturunannya.

Akar induk atau 'mother root' diperkirakan telah berusia sekitar 100 tahun. Sementara itu, akar keturunannya yang paling muda pun diperkirakan sudah berusia setidaknya 20 tahun.

Jika digabungkan, seluruh akar ginseng tersebut memiliki berat 76 gram. Meski bobotnya relatif ringan, nilainya ditaksir mencapai 120 juta Won atau sekitar Rp1,6 miliar.

Ginseng liar berusia 100 tahunIlustrasi ginseng. Foto: Yonhap

Kepala Korean Traditional Simmani Association, Jeong Hyeong-beom, menyebut penemuan tersebut sangat berharga. Pasalnya, ginseng ditemukan setelah kondisi pendakian yang cukup sulit akibat cuaca ekstrem.

"Ini merupakan penemuan berharga yang didapat dalam kondisi pendakian yang sangat sulit, setelah lebih dari tiga bulan hujan deras dan panas yang tidak biasa pada musim panas tahun ini," ujar Jeong Hyeong-beom.

Penemuan ginseng liar bernilai fantastis bukan kali pertama terjadi di kawasan pegunungan Korea Selatan.

Sebulan sebelumnya, ditemukan pula satu keluarga ginseng liar cheonjong yang terdiri dari sembilan akar di Gunung Baegun, Gwangyang, Jeonnam.

Ginseng tersebut terdiri dari sedikitnya empat generasi. Akar induknya diperkirakan berusia sekitar 80 tahun, sedangkan seluruh akar yang ditemukan ditaksir memiliki nilai Rp1,7 miliar.

Sebelumnya, pada Januari 2023, ginseng liar berukuran sangat besar juga ditemukan di pegunungan Suncheon, Jeonnam. Ginseng tersebut bahkan disebut sebagai yang terbesar di dunia dengan berat mencapai 415 gram.

Usia ginseng raksasa itu tidak dapat dipastikan. Namun, nilainya saat itu ditaksir mencapai Rp8,9miliar, menunjukkan tingginya nilai ginseng liar berusia tua dan langka di Korea Selatan.

(raf/adr)