TP PKK Kalbar: Majelis taklim berperan perkuat ketahanan keluarga - ANTARA News Kalimantan Barat
Bengkayang (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat Erlina Ria Norsan menekankan pentingnya peran majelis taklim dalam membina akhlak, memperkuat ketahanan keluarga, serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif media sosial.
“Majelis taklim bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga tempat membangun karakter, memperkuat ketahanan keluarga dan membimbing generasi muda agar tidak kehilangan arah di tengah perkembangan zaman,” kata Erlina saat menghadiri kegiatan majelis keagamaan di Masjid Agung Babul Jannah, Sambas, Rabu.
Ia mengatakan, perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, tetapi juga membawa risiko apabila tidak digunakan secara bijak. Karena itu, keluarga dan lingkungan keagamaan perlu berperan aktif dalam membimbing anak-anak agar mampu memilah informasi dan memanfaatkan teknologi secara positif.
Menurut dia, majelis taklim dapat menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya memperkuat pemahaman agama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Erlina yang juga menjabat Bupati Mempawah itu menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Kelompok Kerja (Pokja) I TP PKK Kalimantan Barat yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Selain pembinaan keluarga, Erlina mengajak pengurus masjid dan majelis taklim untuk mengoptimalkan fungsi rumah ibadah sebagai pusat pendidikan keagamaan, penguatan persaudaraan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurut dia, kemakmuran masjid tidak cukup diukur dari kondisi bangunan, tetapi juga dari aktivitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya.
Ia juga mendorong organisasi keagamaan untuk bersinergi dengan pemerintah dalam membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk keluarga kurang mampu, anak yatim, dan lanjut usia.
“Saya harap kita dapat bersinergi dalam membantu masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, anak yatim, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan peran keluarga dan lingkungan keagamaan juga diperlukan untuk mencegah berbagai persoalan sosial.
Erlina berharap kegiatan pembinaan majelis taklim dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah, organisasi keagamaan, pengurus masjid, dan masyarakat dalam membangun keluarga yang berakhlak serta meningkatkan kepedulian sosial.
“Keberhasilan dakwah bukan hanya dilihat dari banyaknya orang yang hadir dalam pengajian, tetapi juga sejauh mana nilai-nilai agama hadir dalam perilaku kehidupan sehari-hari,” katanya.
Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.