Rekontruksi rumah adat Sade sesuai kesepakatan warga
Lombok Tengah (ANTARA) - Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Pathul Bahri mengatakan rekonstruksi rumah Adat Sade setelah kebakaran direncanakan sesuai dengan kesepakatan masyarakat, untuk mempertahankan nilai budaya dari kampung wisata tersebut.
"Terkait bentuk dan jenis rumah adat yang akan dibangun, kami tetap melibatkan tokoh masyarakat Sade melalui forum diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) ke depan," kata Lalu Pathul Bahri setelah melaksanakan rapat koordinasi di posko penanganan bencana di Lombok Tengah, Rabu.
Ia mengatakan langkah tersebut dilakukan agar pembangunan kembali tetap mempertahankan nilai adat dan budaya masyarakat setempat.
“Untuk bentuk dan jenis rumah yang akan dibangun nanti akan dibahas bersama para tokoh masyarakat Sade. Jadi keputusan diambil bersama,” katanya.
Oleh karena itu, pemerintah daerah tengah melakukan pendataan dan verifikasi terhadap jumlah rumah adat yang terbakar sebagai dasar penanganan lanjutan.
“Rumah adat yang habis terbakar itu semuanya ada sekitar 75 rumah. Tetapi setelah dilakukan verifikasi kembali jumlahnya bisa berubah. Data itu masih akan divalidasi kembali,” katanya.
Selain rumah adat, pemerintah daerah juga melakukan pendataan terhadap fasilitas umum yang ikut terdampak, termasuk tempat ibadah dan fasilitas lainnya yang berada di kawasan tersebut.
Ia menegaskan penanganan setelah kebakaran tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan keberlangsungan budaya masyarakat Sade yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Lombok Tengah dan Nusa Tenggara Barat.
"Pemerintah daerah juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Mitigasi dan antisipasi akan menjadi bagian penting dalam penataan kembali kawasan adat tersebut agar tetap aman bagi masyarakat dan wisatawan," katanya.
Baca juga: Polresta Lombok Tengah olah TKP kebakaran rumah Adat Sade
"Kerugian dampak bencana kebakaran itu sekitar Rp34 miliar," katanya.
Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan penanganan setelah kebakaran lebih difokuskan kepada masyarakat yang terdampak, sehingga untuk desain rekonstruksi masih menunggu hasil kesepakatan bersama.
Baca juga: NTB membentuk satgas pemulihan pascakebakaran Desa Adat Sade
"Kami fokus kepada pemulihan warga," katanya.
Ia mengatakan untuk biaya kebutuhan rekonstruksi rumah Adat Sade tersebut masih belum diputuskan, namun pemerintah daerah tetap berkomitmen melakukan rekonstruksi ikon budaya tersebut sesuai dengan bentuk sebelumnya.
"Rekonstruksi tetap dilaksanakan, namun harus disepakati dulu arah rekonstruksi dan itu yang sedang dilakukan pembahasan," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026