Pemkab gandeng BPJS Ketenagakerjaan lindungi mahasiswa magang Sleman Pintar
Pemkab gandeng BPJS Ketenagakerjaan lindungi mahasiswa magang Sleman Pintar
Rabu, 26 Agustus 2026 19:43 WIB
Bupati Sleman Harda Kiswaya didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa selaku Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Sleman menyerahkan secara simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan mahasiswa magang program Sleman Pintar disaksikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan DIY Rudi Susanto di Auditorium Kampus UTY Yogyakarta, Rabu (26/8/2026). ANTARA/HO-Prokopim Setda Sleman
Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman menggandeng BPJS Ketenagakerjaan perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) memberikan perlindungan bagi mahasiswa magang kerja penerima beasiswa "Sleman Pintar" sebagai upaya memutus rantai kemiskinan.
Kerja sama yang turut melibatkan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Sleman ini dicanangkan di Auditorium Kampus UTY, Rabu.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan secara simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan mahasiswa magang "Sleman Pintar".
Harda Kiswaya menyebut perlindungan pekerja menjadi salah satu penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.
Menurut dia kesejahteraan tak hanya terkait besaran pendapatan namun juga menyangkut rasa aman, perlindungan, serta kemampuan seseorang untuk menjaga keberlangsungan kehidupan keluarganya ketika menghadapi risiko sosial dan ekonomi.
"Kehadiran jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bentuk nyata dari rasa tepo seliro dan kepedulian terhadap keberlangsungan kehidupan pekerja dan keluarganya," katanya.
Ia juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pihak yang telah menjadi mitra Pemkab Sleman dalam perluasan perlindungan jaminan sosial.
"Kolaborasi, sinergi dan peran aktif semua pihak merupakan pondasi utama dalam mewujudkan Sleman yang maju, adil, makmur, lestari dan berkeadaban," katanya.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan DIY Rudi Susanto mengatakan kegiatan ini selaras dengan misi yaitu meningkatkan kesejahteraan pekerja, dalam hal ini pekerja dalam semua jenis dan bentuk pekerjaan.
"Dengan adanya perlindungan terhadap risiko yang mungkin terjadi selama bekerja, keberlangsungan kesejahteraan pekerja dan keluarganya dapat lebih terjaga," katanya.
Ia mengatakan melalui program beasiswa "Sleman Pintar" diharapkan anak penerima manfaat nantinya bisa mendapat pekerjaan di sektor formal dengan penghasilan yang layak.
"Selain perlu meraih nilai kuliah yang baik, mereka juga perlu memiliki pengalaman kerja dan memahami budaya industri," katanya.
Rudi berharap semakin banyak pelaku usaha di Kabupaten Sleman yang bersedia berkolaborasi mendukung pelaksanaan Program Sleman Pintar, khususnya dalam memberikan kesempatan magang kepada para mahasiswa penerima beasiswa.
"Kehadiran mahasiswa magang tentunya bisa membantu proses produksi dan mungkin menjadi inovasi. Sebab selama magang mereka juga dipantau dan diarahkan oleh dosen pembimbing," katanya.
Pewarta : V001
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026