◐

Polres Purbalingga menyiapkan operasi mandiri kewilayahan hadapi pilkades 2026

Polres Purbalingga menyiapkan operasi mandiri kewilayahan hadapi pilkades 2026

Kamis, 24 September 2026 19:27 WIB

Image Print

Kepala Polres Purbalingga AKBP Hendry Susanto Sianipar dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026 di Markas Polres Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (24/9/2026). ANTARA/HO-Polres Purbalingga

Purbalingga (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga menyiapkan pengamanan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026 di wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, melalui operasi kepolisian mandiri kewilayahan guna memastikan seluruh tahapan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kepala Polres Purbalingga Ajun Komisaris Besar Polisi Hendry Susanto Sianipar di Markas Polres Purbalingga, Kamis, mengatakan pengamanan pilkades tersebut disiapkan sesuai direktif Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan disesuaikan dengan standar operasional prosedur (SOP) operasi kepolisian.

"Dengan ditetapkannya Pilkades 2026, kami melakukan penyesuaian sesuai SOP operasi kepolisian. Semua ini semata-mata agar jalannya Pilkades bisa aman dan tertib serta kondusivitas terjaga," katanya dalam rapat koordinasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Ia mengatakan penyesuaian meliputi struktur operasi, pelaksanaan kegiatan pengamanan, hingga kebutuhan anggaran.

Menurut dia, rancangan operasi disusun secara ideal, namun tetap fleksibel untuk menyesuaikan kondisi di lapangan.

"Semoga ke depan pengamanan Pilkades di Kabupaten Purbalingga bisa berjalan dengan tertib dan aman," kata Kapolres.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan Pilkades Serentak 2026 merupakan pelaksanaan dengan jumlah desa peserta terbanyak, yakni 184 dari total 224 desa di Kabupaten Purbalingga atau mencakup hampir 90 persen desa di wilayah tersebut.

Menurut dia, Pilkades Serentak 2026 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 10 Desember 2026

"Pilkades tahun ini adalah yang terbanyak. Oleh karena itu perlu persiapan matang agar seluruh tahapan berjalan kondusif dari awal hingga penetapan pemenang," katanya.

Menurut dia, pilkades memiliki dinamika tersendiri karena kontestasi berlangsung di tingkat desa dengan kedekatan personal antarkandidat, tim sukses, maupun pendukung.

"Pilkades adalah pesta demokrasi paling dinamis, bahkan satu keluarga bisa saling berhadapan. Karena itu kolaborasi semua pihak sangat penting untuk menciptakan keamanan pilkades," katanya menegaskan.

Bupati mengharapkan sinergi pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dapat menjaga situasi tetap aman dan damai selama seluruh tahapan pilkades.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.