◐

Polda Bengkulu imbau warga tingkatkan kesadaran berlalu lintas - ANTARA News Bengkulu

Kota Bengkulu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah tersebut untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat berkendara.

Hal tersebut dilakukan sebab kasus kecelakaan lalu di wilayah Bengkulu cukup tinggi termasuk yang melibatkan pengendara usia pelajar.

"Kesadaran lalu lintas di Provinsi Bengkulu ini masih kurang. Banyak kecelakaan terjadi, bahkan hampir setiap hari ada yang meninggal dunia dan ini yang menjadi perhatian kita," kata Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu Kombes Pol Mochammad Hasan di Kota Bengkulu, Jumat.

Ia menyebut bahwa personel kepolisian masih menemukan pelanggaran yang rata-rata dilakukan oleh anak muda seperti tidak menggunakan helm, tidak mematuhi rambu lalu lintas dan perilaku berkendara yang kurang tertib.

Untuk itu, pihaknya melakukan pendekatan kepada pelajar dengan memberikan edukasi, sosialisasi serta kegiatan yang dapat menyalurkan energi mereka secara positif.

"Anak-anak muda ini sedang mencari jati diri. Kita harus memberikan ruang kepada mereka untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif, sehingga energi mereka tidak disalurkan pada hal-hal yang berisiko," sebutnya.

Dengan dilakukannya edukasi keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dapat meningkatkan pemahaman berlalu lintas dengan baik dan benar.

Serta dapat membangun kebiasaan tertib berlalu lintas sebelum menjadi pengendara yang lebih aktif di jalan raya.

Lanjut Hasan, pihaknya terus mendorong keterlibatan orang tua, sekolah dan masyarakat dalam membangun budaya keselamatan, sebab keselamatan di jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian bersama dari seluruh pengguna jalan.

Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.