Pemkot Palu hadirkan program kelurahan menanam perkuat ketahanan pangan

Pemkot Palu hadirkan program kelurahan menanam perkuat ketahanan pangan

Minggu, 12 Juli 2026 19:48 WIB

Image Print

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid. ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, menghadirkan inovasi Program Kelurahan Menanam sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dalam keterangannya di Palu, Minggu, mengatakan Program Kelurahan Menanam lahir sebagai inovasi untuk mendorong pemanfaatan lahan yang belum produktif agar mampu menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurut dia, keberhasilan program tidak hanya diukur dari meningkatnya produksi pangan, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga yang mengelolanya.

Ada lima komoditas utama dari program tersebut yaitu bawang merah, cabai, tomat, jagung, dan kacang tanah.

"Saya berharap Program Kelurahan Menanam dapat dikelola dengan baik. Tidak hanya menghasilkan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat yang rentan pangan, tetapi juga mampu memberikan outcome berupa peningkatan pendapatan bagi para pelakunya. Dengan kata lain, program ini harus dikelola dengan orientasi profit," katanya.

Ia menjelaskan orientasi keuntungan bukan semata-mata mengejar nilai ekonomi, melainkan sebagai langkah untuk memastikan program dapat terus berkembang dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Program Kelurahan Menanam, kata dia, dijalankan melalui konsep kelurahan tematik, di mana seluruh kelurahan diarahkan mengembangkan komoditas pertanian unggulan.

Ia menjelaskan dari 46 kelurahan di Kota Palu, masing-masing akan mengelola satu dari lima komoditas yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan pembagian tersebut, setiap komoditas akan dikembangkan oleh sekitar sembilan hingga 10 kelurahan.

"Jika setiap kelurahan mengelola lahan seluas satu hektare, maka luas budidaya setiap komoditas akan mencapai sekitar sembilan hingga 10 hektare sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi pangan Kota Palu," ujarnya.

Ia mengatakan peningkatan produksi nantinya diharapkan dapat menjaga ketersediaan pasokan pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus membantu mengendalikan laju inflasi melalui stabilitas harga komoditas.

Selain memastikan proses budidaya berjalan optimal, ia juga meminta perangkat daerah terkait untuk membangun sistem pemasaran yang terpadu sehingga hasil panen masyarakat dapat terserap dengan baik.

"Pemerintah harus mengurus dari awal penanaman sampai pemasaran. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan," kata Hadianto.

Melalui Program Kelurahan Menanam, kata dia, Pemerintah Kota Palu terus berupaya membangun sektor pertanian perkotaan yang modern, produktif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026