Prabowo: KDKMP tingkatkan kesejahteraan rakyat hingga Rp223 triliun

Prabowo: KDKMP tingkatkan kesejahteraan rakyat hingga Rp223 triliun

Minggu, 12 Juli 2026 19:49 WIB

Image Print

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diproyeksikan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga Rp223 triliun per tahun melalui penguatan ekonomi desa dan efisiensi rantai distribusi.

"Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat sebesar Rp223 triliun tiap tahun, akan beredar di desa-desa, tidak keluar, akan beredar di desa-desa," kata Prabowo pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Prabowo mengatakan KDKMP juga diperkirakan mampu meningkatkan pendapatan produsen hingga Rp202 triliun per tahun, terutama bagi petani, peternak, dan nelayan melalui penguatan ekonomi berbasis desa.

Menurut dia, pemerintah merancang KDKMP sebagai pusat layanan ekonomi desa yang terintegrasi. Fasilitas yang disiapkan meliputi kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, gudang logistik, hingga gudang pendingin untuk menjaga kualitas hasil pertanian dan perikanan.

Prabowo menambahkan pemerintah juga akan menghadirkan apotek desa yang menyediakan obat generik dengan harga lebih terjangkau dibandingkan di perkotaan sehingga masyarakat desa memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan seluruh barang bersubsidi nantinya akan disalurkan melalui KDKMP agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

"Saya ambil keputusan, semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima," katanya.

Selain itu, pemerintah akan membentuk koperasi nelayan di berbagai desa pesisir yang dilengkapi gudang pendingin, pabrik es, dan kapal penangkap ikan berukuran besar yang dikelola secara bersama.

Prabowo menjelaskan kapal-kapal tersebut tidak diberikan sebagai hibah, melainkan melalui skema cicilan yang dibayar secara bertahap dari hasil tangkapan nelayan.

Menurut dia, skema tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjadikan koperasi sebagai lembaga ekonomi yang berkelanjutan.

Prabowo menilai penguatan koperasi desa dan kelurahan menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperpendek rantai distribusi, meningkatkan nilai tambah produk masyarakat, serta memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan.

Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026