Pemkot Palembang dorong pendidikan dan perlindungan anak via Kampung Literasi
Pemkot Palembang dorong pendidikan dan perlindungan anak via Kampung Literasi
Rabu, 22 Juli 2026 20:44 WIB
Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan, Sadrudin Hajar saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kampung Literasi 26 Ilir, Rabu. ANTARA/HO/Diskominfo Palembang
Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan mendorong penguatan pendidikan dan perlindungan anak melalui Kampung Literasi 26 Ilir agar memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman.
Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan, Sadrudin Hajar di Palembang, Rabu mengatakan bahwa pendidikan dan pengasuhan anak bukan hanya menjadi tugas orang tua saja, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Anak-anak perlu mendapatkan dukungan untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, memiliki kemampuan berfikir, mampu berkomunikasi dan berkolaborasi, serta memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman.
"Keberadaan Kampung Literasi dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan ruang belajar sekaligus mengembangkan potensi anak-anak," katanya.
Dia mengatakan, Kampung Literasi tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kreativitas, karakter, dan kemampuan anak yang merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa dan negara.
Terlebih lagi, kata dia, momentum memeringati Hari Anak Nasional 2026 juga menjadi pengingat bagi seluruh anak untuk terus bersemangat belajar, menghormati orang tua dan teman, serta mengisi masa pertumbuhan dengan berbagai kegiatan positif yang dapat mendukung masa depan mereka.
"Upaya membangun generasi menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan dukungan terhadap pendidikan yang layak, perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan perundungan, serta pemberian kesempatan yang luas bagi anak untuk mengembangkan potensi diri dalam lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan penuh kasih sayang," ujarnya.
Sementara, Ketua Kampung Literasi 26 Ilir, Ocha Teresia menyampaikan bahwa keberadaan kampung literasi yang telah berdiri selama lima tahun tersebut terus dikembangkan sebagai ruang edukasi dan pembinaan bagi anak-anak di lingkungan sekitar.
Dalam perkembangannya, Kampung Literasi 26 Ilir juga memperoleh dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dari Pertamina selama tiga tahun terakhir.
"Dukungan tersebut turut membantu pengembangan berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan anak di kawasan tersebut," tegasnya.
Menurutnya, Kampung Literasi 26 Ilir mampu mengubah citra lingkungan rumah susun menjadi kawasan yang memiliki inovasi dan kegiatan positif bagi anak-anak, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026