Ratu Dewa bentuk tim karhutla di 18 kecamatan

Ratu Dewa bentuk tim karhutla di 18 kecamatan

Rabu, 22 Juli 2026 20:43 WIB

Image Print

Wali Kota Palembang Ratu Dewa. ANTARA/HO/Diskominfo Palembang

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, membentuk tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 18 kecamatan di wilayah setempat.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Rabu, mengatakan bahwa dalam rangka menghadapi puncak musim kemarau panjang tahun ini pihaknya membentuk tim penanggulangan karhutla agar peristiwa kebakaran hutan dan lahan dapat ditanggulangi sedini mungkin.

Dia mengatakan, tim yang dibentuk dari BPBD, TNI, Polri, dan para camat jajaran Pemerintah Kota Palembang tersebut bertugas untuk siaga menanggulangi karhutla sedini mungkin.

"Tim yang dibentuk ini bertugas mencegah karhutla di wilayah masing-masing," katanya.

Mereka juga bertugas mengedukasi masyarakat di setiap kecamatan untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

"Saya sudah memberikan warning kepada para camat untuk berkoordinasi dengan BPBD Kota Palembang jangan sampai ada peningkatan titik api di wilayah masing-masing," tegasnya.

Menurutnya, sejauh ini terdapat dua kecamatan yang harus diwaspadai terhadap potensi karhutla yang rentan terjadi saat musim kemarau melanda yaitu Kecamatan Kertapati dan Alang-alang Lebar.

Dua kecamatan itu merupakan wilayah yang berbatasan dengan kabupaten lain seperti Ogan Ilir dan Banyuasin yang masih banyak terdapat lahan hutan yang rentan terbakar saat musim kemarau panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar agar tidak memicu titik api yang dapat menyebabkan karhutla.

"Masyarakat juga diminta jangan membuang puntung rokok di lahan kering yang mudah terbakar saat musim kemarau panjang," ujarnya.

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026