Pemkab Sigi kembangkan potensi EBT tarik investasi dan naikkan PAD
Pemkab Sigi kembangkan potensi EBT tarik investasi dan naikkan PAD
Kamis, 3 September 2026 15:02 WIB
Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi (tengah) bersama Koordinator Penyiapan program dan wilayah panas bumi Direktorat Panas Bumi, Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan konservasi energi Pandu Ismutadi (kanan) saat membahas Inspeksi lapangan progres pekerjaan geotheknik penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi panas bumi di Sigi, Kamis (3/9/2026). ANTARA/Moh Salam
Kabupaten Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mendorong percepatan investasi Energi Baru Terbarukan (EBT) berupa potensi panas bumi dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebagai strategi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengatakan pihaknya saat ini fokus pada pengembangan sektor energi ramah lingkungan yang melimpah di wilayah patahan tersebut yakni panas bumi.
"Jadi proyek energi terbarukan ini menjadi solusi ganda, selain menambah pendapatan daerah juga membantu memperkuat keandalan pasokan listrik jaringan PLN yang selama ini kerap terganggu akibat ketergantungan pada energi fosil batu bara dan penurunan debit air danau di wilayah lain," kata Samuel saat ditemui awak media di Bora, Sulteng, Kamis.
Ia mengemukakan pemerintah daerah menyambut baik adanya investor yang telah didampingi oleh Kementerian ESDM dan menyatakan kesiapannya untuk mempermudah proses serta percepatan perizinan di tingkat daerah.
"Harapannya dengan adanya investasi panas bumi bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sigi," ujar dia.
Menurut dia, pelaksanaan program pengembangan panas bumi tahap awal dilakukan di Desa Bora sebesar 40 megawatt.
"Setelah Bora akan dilanjutkan di Desa Pulu dan Desa Kadidia yang totalnya mencapai 123 megawatt," ujar dia.
Samuel mengatakan sudah berkomitmen untuk membantu pengembangan panas bumi dalam hal perizinan.
"Komitmen pemerintah daerah untuk mengomunikasikan misalnya ada pembebasan-pembebasan lahan masyarakat di sekitar Bora, karena ini untuk kepentingan Sigi secara keseluruhan ke depan dan juga untuk kepentingan masyarakat," katanya.
Proyek Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) Bora Pulu sudah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) tanggal 31 Juli 2025.
Proyek panas bumi Bora Pulu telah masuk dalam RUPTL PT PLN (Persero) sebesar 40 MW dengan target produksi komersial tahun 2033.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026