Bulog Jabar memastikan stok beras cukup hingga awal tahun 2027 - ANTARA News Jawa Barat

Kota Bandung (ANTARA) - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Wilayah Jawa Barat (Jabar) memastikan ketersediaan beras mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayahnya hingga awal 2027.

Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Barat Yuliani Alzam menyebutkan per hari ini stok beras yang dikuasai oleh Bulog Jabar mencapai 640 ribu ton atau cukup memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Januari 2027.

"Dengan ketersediaan stok hingga 640 ribu yang ada di Jawa Barat, ini akan cukup sampai 2027," kata Yuliani di Bandung, Jabar, Kamis.

Yuliani memastikan Bulog Jabar tidak memerlukan impor beras saat ini karena kapasitas cadangan yang ada mampu mendukung berbagai program pemerintah, seperti bantuan pangan, penanganan bencana, dan intervensi pasar.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Bandung juga terus menyalurkan beras SPHP melalui pasar tradisional maupun pasar modern di Jabar untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Bulog juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menggelar operasi pasar beras murah yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET).

"Untuk itu, masyarakat tidak perlu panic buying, tidak perlu ada kekhawatiran, karena memang stok sangat aman," katanya.

Selain itu, bantuan pangan untuk 3,3 juta warga Jawa Barat juga terus disalurkan, yang masing-masing penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Yuliani menambahkan Bulog terus memperkuat manajemen logistik dan distribusi agar pasokan beras merata hingga ke wilayah pesisir dan perbatasan.

"Kami menjaga agar seluruh titik suplai prioritas tetap aman, sehingga ketahanan pangan daerah dan nasional terjaga," ujarnya.

Ia berharap kondisi cadangan yang memadai ini dapat menjaga stabilitas pasar menjelang libur akhir tahun serta mengamankan kebutuhan masyarakat hingga memasuki panen raya berikutnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bulog Jabar pastikan stok beras cukup hingga awal 2027

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.