◐

Menkeu Buka Suara Soal Anggaran Sekolah Gratis SD Sampai Kuliah

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan tak ada anggaran khusus untuk program sekolah negeri gratis. Menurutnya, program ini tetap akan memakai alokasi anggaran pendidikan yang ditetapkan 20% atau sebesar Rp 820,9 triliun dalam RAPBN tahun 2027.

Hal ini ditegaskannya setelah rapat dengan Presiden Prabowo Subianto kemarin, Rabu (24/9/2026). Suahasil menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar ada design baru untuk penggunaan dana pendidikan tersebut.

"Kalau APBN selalu 20% untuk pendidikan. Jadi pertanyaannya 20% anggaran pendidikan itu Rp 800 triliun lebih. Bagaimana mendesignnya? Berapa di pusat berapa di daerah, berapa di K/L itu? Ini diberikan arahan lakukan redesign tujuannya memperkuat kualitas pendidikan yang udah ada," kata Suahasil di Istana Kepresidenan, Rabu (23/9/2026).

Artinya, dia menegaskan bahwa program Sekolah Negeri Gratis tetap dialokasikan menggunakan anggaran pendidikan yang sudah ditetapkan dalam RAPBN tahun 2027 atau tidak menggunakan anggaran baru.

"Jadi tetap yang ada di RAPBN kemarin kan sudah ditetapkan untuk 2027. Tinggal bagaimana mendesignya gimana," kata Suahasil.

Selain itu, Suahasil juga menegaskan tak relokasi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk program ini. Adapun, kata Suahasil, program pemberian makan itu merupakan bagian dari program pendidikan.

"MBG kan juga buat anak sekolah," ujar Suahasil.

Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan langkah besar untuk memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah berencana menerapkan pendidikan gratis di sekolah negeri mulai jenjang PAUD/TK hingga perguruan tinggi.

Penerapan pendidikan gratis di sekolah negeri, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 164 ribu sekolah negeri pada jenjang tersebut di seluruh Indonesia.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]