Kesbangpol Tapin latih 47 calon Paskibraka perkuat karakter - ANTARA News Kalimantan Selatan
Rantau (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, memusatkan pendidikan dan pelatihan bagi 47 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebagai upaya membentuk karakter dan disiplin generasi muda menjelang peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tapin Akhmad Syofyan di Rantau, Selasa, mengatakan peserta yang mengikuti diklat terdiri atas 25 laki-laki dan 22 perempuan.
"Sebanyak 47 calon anggota Paskibraka mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," ujarnya.
Ia menambahkan, calon Paskibraka akan menjalani pemusatan latihan pada 4–18 Agustus 2026 sebelum dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Tapin.
"Pelatihan berlangsung setiap hari untuk mempersiapkan peserta menjalankan tugas sebagai pasukan pengibar dan penurun Bendera Merah Putih pada upacara 17 Agustus 2026," katanya.
Baca juga: Disperin Tapin pastikan 135 titik KDMP berada di daratan
Sofyan menjelaskan, materi yang diberikan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan baris-berbaris, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta tanggung jawab sebagai calon pengibar bendera negara.
"Melalui pemusatan pendidikan dan pelatihan ini kami berharap peserta memiliki kedisiplinan, mental yang kuat, loyalitas, serta semangat nasionalisme dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucapnya.
Ia menyebutkan, pemusatan latihan menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh calon Paskibraka siap menjalankan tugas kehormatan pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus membentuk kader muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki jiwa kebangsaan.
Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.