Kelompok yang Rentan Terdampak Asap Karhutla dan Cara Melindunginya
Aqida Widya Kusmutiarani | Beautynesia
Selasa, 13 Oct 2026 15:30 WIB
Kebakaran lahan dan hutan masih berlangsung di Indonesia/Foto: instagram.com/kemenhut
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Papua Selatan masih terjadi. Kebakaran ini telah memakan banyak korban, Beauties. Asap yang dihasilkan dapat memperburuk gangguan pernapasan dan menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi kelompok tertentu yang lebih rentan.
Lantas, siapa saja yang berisiko tinggi mengalami dampak kesehatan akibat asap karhutla? Apa yang bisa dilakukan untuk melindungi mereka? Yuk, kenali kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih dan cara melindunginya dari paparan asap karhutla berikut ini!
Kelompok yang Paling Berisiko Terdampak Paparan Asap Karhutla
Saat asap kebakaran hutan cukup tebal, siapa pun bisa mengalami gangguan kesehatan, tanpa memandang usia atau kondisi tubuh. Namun, ada beberapa kelompok yang lebih rentan mengalami efek paparan asap karena kondisi kesehatan, usia, atau aktivitas sehari-hari yang membuat mereka lebih sering terpapar.
Berikut kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih saat karhutla terjadi melansir dari laman Government of Canada.
- Orang yang memiliki penyakit kronis, terutama gangguan paru-paru dan jantung, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan penyakit jantung.
- Lansia berusia 65 tahun ke atas
- Bayi dan anak-anak
- Ibu hamil
- Orang yang sering beraktivitas di luar ruangan
- Masyarakat dengan keterbatasan ekonomi dan tempat tinggal
Cara Melindungi Kelompok Rentan dari Asap Karhutla

Kelompok rentan perlu mendapat perlindungan ekstra untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan/Foto: pexels.com/Vlada Karpovich
Asap karhutla bisa berdampak pada siapa saja, tapi kelompok rentan perlu mendapat perlindungan ekstra untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, seperti:
Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Salah satu cara melindungi kelompok berisiko tinggi dari paparan asap karhutla adalah tetap berada di dalam ruangan dan menutup pintu serta jendela hingga kualitas udara membaik. Langkah ini dapat membantu mengurangi masuknya asap dan partikel berbahaya ke dalam rumah.
Kalau terpaksa beraktivitas di luar ruangan, usahakan untuk nggak berada di luar terlalu lama. Hindari juga aktivitas fisik berat seperti berlari karena kegiatan tersebut dapat meningkatkan frekuensi pernapasan sehingga lebih banyak asap dan partikel berbahaya terhirup ke dalam paru-paru.
Pastikan Persediaan Obat-Obatan Tetap Mencukupi
Pastikan persediaan obat-obatan tetap mencukupi, terutama bagi penderita asma yang berisiko mengalami kekambuhan akibat paparan asap karhutla. Sediakan inhaler pereda cepat untuk membantu meredakan gejala asma saat muncul, serta obat pengontrol jangka panjang sesuai anjuran dokter.
Simpan obat-obatan di tempat yang mudah dijangkau agar dapat digunakan saat dibutuhkan. Pastikan juga obat nggak melewati tanggal kedaluwarsa dan gunakan sesuai petunjuk dokter.
Pantau Prakiraan Polusi dan Peringatan Kualitas Udara
Pantau prakiraan polusi udara dan dengarkan informasi cuaca serta peringatan terkait kualitas udara, badai debu, dan kebakaran hutan di wilayah tempat tinggalmu. Informasi ini dapat membantu kamu merencanakan aktivitas luar ruangan pada waktu yang lebih aman serta mengurangi risiko paparan asap karhutla.
Perbanyak Minum Air Putih
Pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan minum air putih yang cukup. Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, minum air putih yang cukup juga dapat meredakan rasa kering pada tenggorokan.
Gunakan Masker yang Efektif Menyaring Asap Karhutla
Kalau terpaksa beraktivitas di luar ruangan saat terjadi karhutla, gunakan masker yang bisa menyaring partikel halus, seperti N95, KN95, N100, atau FFP2. Masker ini dapat membantu mengurangi paparan partikel asap selama digunakan dengan benar dan terpasang rapat di wajah. Hindari mengandalkan masker kain biasa karena kurang efektif untuk menyaring partikel asap berukuran kecil.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
- 100 Satwa Dievakuasi dari Kebakaran Hutan, 8 di Antaranya Mati
- Mendesak! Leonardo DiCaprio Suarakan Kebakaran Hutan di Kalimantan
- Kebakaran Hutan di Papua Selatan, Ini yang Perlu Kamu Tahu
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.