Indonesia Total Dapat Tujuh Medali di Asian Boxing Championships 2026
Bagikan:
JAKARTA – Tim tinju Indonesia menutup perjuangan di ajang Asian Boxing U-19 & U-23 Championships 2026 yang berlangsung di Jakarta dengan catatan mendapat satu medali emas, satu medali perak, dan lima medali perunggu.
Turnamen yang berlangsung di Hall Basket Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, tersebut resmi berakhir pada Kamis, 16 Juli 2026. Selain sukses sebagai tuan rumah, Indonesia juga meraih hasil terbaik dalam beberapa dekade terakhir di level Kejuaraan Asia.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Tinju Indonesia (PP Perbati), Hengky Silatang, mengatakan keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari federasi, Pemerintah, mitra olahraga, hingga dukungan masyarakat.
"Sudah hampir 34 tahun kami mengidamkan ada lagi kejuaraan tinju internasional digelar di Indonesia dan paling membanggakan bukan hanya penyelenggaraannya yang sukses, tetapi atlet-atlet Indonesia juga mampu menunjukkan hasil yang luar biasa," katanya dalam keterangan resmi.
BACA JUGA:
Satu-satunya medali emas untuk Indonesia disumbang oleh Anggi Intania Chalik setelah tampil dominan di partai final nomor U-19 putri light flyweight (45–48 kg). Ini pertama kalinya Indonesia meraih medali emas nomor putri di Kejuaraan Asia U-19.
Raihan satu emas, satu perak, dan lima perunggu bahkan melampaui target yang sebelumnya dipasang PP Perbati. Dengan waktu persiapan atlet yang relatif singkat, hasil tersebut dinilai menjadi modal besar untuk membangun prestasi menuju level yang lebih tinggi.
"Sudah 10 tahun kita menantikan pencapaian seperti ini. Ini membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat dan dukungan semua pihak, Indonesia mampu kembali bersaing di level Asia," kata Hengky.
Asian Boxing Championships 2026 berlangsung selama 14 hari. Kejuaraan ini mempertemukan ratusan petinju terbaik Asia dalam hampir 300 pertandingan yang berlangsung kompetitif.
Total ada 328 atlet dari 23 negara yang turun berkompetisi di ajang yang mempertandingkan 40 nomor tersebut. Catatan ini sekaligus menjadi momentum penting kembalinya Indonesia sebagai penyelenggara kejuaraan tinju internasional setelah puluhan tahun.
Keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah mendapat apresiasi tinggi dari Asian Boxing. Sekretaris Jenderal Asian Boxing, Ali Mousa Mahmoud, menyebut bahwa penyelenggaraan di Jakarta sebagai salah satu kejuaraan terbaik yang pernah ia saksikan.
"Baru sekitar satu tahun sejak federasi tinju Indonesia berdiri kembali, kini Indonesia sudah menjadi salah satu kekuatan lima besar Asia. Padahal, Asia merupakan benua dengan persaingan tinju terkuat di dunia. Ini pencapaian yang patut diapresiasi," kata Ali.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+