Gustavo Almeida: Keputusan Meninggalkan Persija adalah Keputusan Saya Sendiri
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Gustavo Almeida mengaku tidak mudah menemukan kata-kata yang tepat untuk mengucapkan perpisahan kepada klub yang sudah memberinya banyak pengalaman.
"Saya selalu tahu hari ini akan tiba. Saya hanya tidak tahu kapan. Dan mungkin kita tidak pernah benar-benar siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada tempat di mana kita telah mengalami begitu banyak hal," tulis Gustavo Almedia.
Selama memperkuat Persija, Gustavo melewati berbagai momen, baik ketika merasakan kemenangan maupun saat menghadapi masa-masa sulit. Semua pengalaman tersebut diakuinya telah membuat dirinya berkembang.
Pemain berusia 30 tahun itu pun menyebut sudah waktunya bagi dirinya untuk mencari tantangan baru dalam karier sepakbola.
"Keputusan untuk menutup babak ini adalah keputusan saya sendiri. Itu bukan keputusan yang mudah, namun saya belajar bahwa dalam hidup maupun sepakbola, kita harus memahami kapan saatnya untuk melangkah maju," ujarnya.
https://akurat.co/bola/885026/persija-resmi-lepas-gustavo-almeida-mesin-gol-macan-kemayoran-tinggalkan-jakarta
"Di lubuk hati terdalam, saya merasa inilah saatnya untuk menyambut tantangan baru, menulis babak baru, dan terus mengejar impian saya."
Kepergian Gustavo tentu meninggalkan catatan tersendiri bagi Persija. Selama tiga musim, ia menjadi salah satu pemain yang diandalkan di lini depan Macan Kemayoran.
Gustavo tercatat membukukan 31 gol dari 55 penampilan bersama Persija di berbagai ajang. Perjalanannya bersama klub ibu kota dimulai pada putaran kedua Liga 1 2023-2024.
Pada musim tersebut, Gustavo mencetak dua gol dari tujuh pertandingan. Performanya kemudian meningkat tajam pada musim 2024-2025 dengan torehan 18 gol dan satu assist dari 28 laga.
Sementara pada musim 2025-2026, Gustavo tetap mampu memberikan kontribusi meski sempat mengalami masalah cedera. Ia mencetak sebelas gol dari 20 pertandingan yang dimainkan.
Gustavo menegaskan dirinya selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik setiap kali mengenakan seragam Persija.
"Saya mengerahkan segalanya setiap kali mengenakan seragam ini. Setiap sesi latihan, setiap pertandingan, setiap gol, dan setiap perayaan memiliki makna istimewa bagi saya," kata Gustavo.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada rekan setim, pelatih, staf, manajemen, serta seluruh pihak yang bekerja di balik layar selama dirinya memperkuat Persija.
"Kepada rekan setim, pelatih, staf, manajemen, dan setiap orang yang bekerja bersama saya di balik layar, terima kasih dari lubuk hati terdalam," tuturnya.
Selain orang-orang di dalam klub, Gustavo memberikan perhatian khusus kepada The Jakmania. Ia mengaku dukungan suporter Persija membuat dirinya merasa seperti berada di rumah sendiri.
"Terima kasih atas setiap nyanyian, setiap pesan, setiap pelukan, setiap perayaan, dan atas segala momen yang membuat saya merasa seperti di rumah sendiri. Cinta dan dukungan kalian akan selamanya memiliki tempat di hati saya," ungkapnya.
Gustavo menyadari perpisahan tersebut menjadi akhir dari kebersamaannya sebagai pemain Persija. Namun, ia memastikan kenangan selama berada di Jakarta akan tetap menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
"Hari ini, saya mengucapkan selamat tinggal kepada klub ini, namun saya tidak akan pernah mengucapkan selamat tinggal pada kisah yang telah kita bangun bersama," ujar Gustavo.
Ia pun memilih meninggalkan Persija dengan perasaan bangga karena merasa sudah memberikan seluruh kemampuannya selama berseragam Macan Kemayoran.
"Babak berakhir. Kisah tetap abadi. Saya pergi dengan kepala tegak, hati yang damai, dan keyakinan bahwa saya telah memberikan segalanya selama berada di sini," katanya.