◐

Gubernur Babel utamakan penanganan 2.400 korban kebakaran di Serdang

Hari ini kami utamakan keselamatan, kesehatan, dan pangan, warga korban kebakaran ini

Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani mengutamakan penanganan dan keselamatan 2.400 korban kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan, pada Sabtu (10/10) malam.

"Hari ini kami utamakan keselamatan, kesehatan, dan pangan, warga korban kebakaran ini," kata Gubernur Hidayat Arsani saat meninjau lokasi kebakaran di Dusun Serdang, Minggu.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung pada Minggu (11/10) pukul 09.40 WIB, kata dia, jumlah rumah warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang mencapai 600 rumah dengan 600 Kepala Keluarga atau 2.400 jiwa. Data tersebut, lanjutnya, belum final.

Baca juga: Gubernur: Kebakaran Serdang Bangka Selatan terbesar di Indonesia

"Saat ini kami sudah mendirikan dapur umum, tenda pengungsian, dan posko kesehatan, untuk membantu warga terdampak kebakaran ini," kata Gubernur Hidayat Arsani.

Ia menyatakan bantuan untuk korban kebakaran disesuaikan kebutuhan warga. "Apakah bantuan berbentuk dana, fisik rumah, dan apapun boleh, yang dibutuhkan warga korban kebakaran terbesar di Kepulauan Babel ini," katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kepulauan Babel Agus Afandi mengatakan saat ini jumlah pengungsi yang mengisi ruang kelas SDN 7 Simpang Rimba saat ini lebih kurang 60 orang.

Baca juga: Babel dirikan dapur umum bantu ribuan korban kebakaran Serdang

"Tidak ada korban jiwa dan data ini masih dapat berubah, sementara untuk fasilitas umum yang terdampak masih dalam pendataan," katanya.

Menurut dia, penyebab kebakaran di Dusun Serdang yang menghanguskan ratusan rumah warga ini masih belum diketahui. Api mulai menyala pada Sabtu sekitar pukul 15.10 WIB yang membakar lahan. Informasi yang diperoleh, lanjutnya, penyebab kebakaran hebat itu berawal dari terbakarnya lahan di dekat lingkungan permukiman penduduk.

"Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan, kemudian dilaporkan kebakaran ini sudah menghanguskan lebih kurang 500 rumah, namun data ini belum final," katanya.

Baca juga: BPBD: 500 rumah warga Dusun Serdang terbakar

Pewarta: Aprionis
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.