Distrik Mimika Baru gandeng RT dan lurah optimalkan penanganan sampah - ANTARA News Papua Tengah
Timika (ANTARA) - Pemerintah Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melibatkan partisipasi para ketua RT dan kepala kelurahan/kampung di wilayah itu dalam upaya pengelolaan sampah secara optimal.
Kepala Distrik Mimika Baru Merlin Temorubun di Timika, Kamis, mengatakan koordinasi penanganan sampah di wilayah yang dipimpinnya itu terus menunjukkan kemajuan setelah para ketua RT dan kepala kelurahan/kampung terlibat langsung dan aktif dalam upaya penanganan.
"Penanganan di distrik mulia optimal, kami juga mulai mendorong untuk dilakukan pemilahan sampah oleh masyarakat. Ada beberapa RT yang memang sudah mulai memilah sampah," ujarnya.
Ia menyebutkan kesadaran masyarakat untuk tertib membuang sampah di wilayah itu juga mulai menunjukkan kemajuan. Hal ini menjadi langkah positif dalam upaya menangani masalah sampah di Mimika Baru.
"Kami memberikan apresiasi kepada masyarakat karena saat ini mulai timbulnya kesadaran memilah sampah dan membuang sampah ditempat -tempat yang sudah ditetapkan," ujarnya.
Pemerintah distrik saat ini mendorong agar dibangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara di lahan milik pemerintah di sejumlah titik dalam Kota Timika sebagai upaya mendekatkan akses layanan tempat membuang sampah bagi masyarakat.
"Memang ada warga yang tidak mau pilah sampah, tetapi mereka tertib membuang sampah, mereka yang tertib ini yang kita akomodir dengan menyiapkan TPS," ujarnya.
Ia menyebutkan jumlah TPS liar yang ada di wilayah Mimika Baru sebanyak 28 titik tersebar di sejumlah lokasi di wilayah itu, dari jumlah itu lima titik TPS liar telah ditutup.
"Yang belum kami tutup ini kami mencoba untuk legalkan agar mendekatkan akses buang sampah bagi masyarakat. Namun untuk pembuatan TPS-nya lebih ke dinas teknis, kami hanya menyediakan lahan namun kami mendorong ke dinas teknis untuk membuat tempat sampahnya," ujarnya.
Ia menyebutkan semakin banyak TPS yang dibuat dekat dengan lingkungan tempat tinggal masyarakat maka hal ini tentunya akan mempermudah masyarakat untuk semakin tertib membuang sampah karena lokasi TPS sudah dekat dengan rumah warga.
"Saat ini kondisi kamtibmas di wilayah Mimika Baru ini aman, namun kalau TPS jauh warga juga jadi takut untuk pergi membuang sampah di malam hari maupun di subuh hari tapi kalau dekat pasti warga akan dengan tertib untuk membuang sampah," katanya.
Jumlah penduduk Distrik Mimika Baru mencapai 145 ribu jiwa. Jumlah itu belum termasuk masyarakat yang dari luar wilayah Distrik Mimika Baru yang datang dan melakukan aktivitas di wilayah itu. Dengan jumlah yang banyak ini tentunya juga akan berpengaruh pada volume sampah yang dihasilkan.
Jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat di wilayah Mimika Baru mencapai 41 ton per hari. Warga Mimika Baru juga diimbau agar tidak membuang sampah di alur sungai karena dapat mencemarkan lingkungan dan menyebabkan terjadi banjir ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.