◐

BRILink dan BPJS Ketenagakerjaan sinergi perluas akses perlindungan pekerja informal di Semarang

BRILink dan BPJS Ketenagakerjaan sinergi perluas akses perlindungan pekerja informal di Semarang

Minggu, 18 Oktober 2026 16:15 WIB

Image Print

Kegiatan Gathering Agen BRILink yang berlangsung di Menara BRI Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (15/10/2026). ANTARA/HO-BPJS Ketenagakerjaan

Semarang (ANTARA) - Akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal terus diperluas melalui kolaborasi strategis antara Agen BRILink dan BPJS Ketenagakerjaan. 

Sinergi ini menjadi langkah nyata untuk mendekatkan layanan jaminan sosial kepada masyarakat, sekaligus mendorong semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko sosial dan ekonomi akibat pekerjaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gathering Agen BRILink yang berlangsung di Menara BRI Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (15/10). Kegiatan ini dihadiri puluhan agen mitra BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Pemuda dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sekaligus meningkatkan pemahaman para agen mengenai peran strategis mereka dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya di kalangan pekerja sektor informal.

Melalui jaringan layanan yang tersebar di tengah masyarakat, Agen BRILink memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan bagi pekerja yang membutuhkan akses layanan jaminan sosial secara lebih mudah dan praktis. 

Mulai dari pedagang kaki lima, pengemudi ojek, hingga buruh harian lepas, berbagai kelompok pekerja informal dapat memanfaatkan kemudahan layanan yang tersedia untuk mendukung kepesertaan dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda Mohamad Irfan menyampaikan apresiasi atas kontribusi para agen BRILink yang turut mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Agen BRILink merupakan mitra strategis sekaligus perpanjangan tangan kami dalam menjangkau masyarakat. Melalui jaringan agen yang dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat, pekerja sektor informal dapat memperoleh kemudahan dalam mengakses layanan, termasuk melakukan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan tanpa harus datang langsung ke kantor cabang,” ungkap Irfan.

Ia menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada kemudahan transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami mendorong para agen BRILink untuk menjadi motor penggerak dalam memperluas kesadaran dan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan jaringan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, para agen memiliki peran penting untuk membantu membuka akses perlindungan bagi pekerja yang selama ini belum terlindungi,” tegasnya.

Menurut Irfan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan bagi setiap pekerja, tanpa memandang jenis pekerjaan maupun besarnya penghasilan. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja dapat memperoleh perlindungan sesuai program yang diikuti ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara BRILink dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan akses layanan semakin dekat, kesadaran masyarakat semakin meningkat, dan semakin banyak pekerja sektor informal yang terlindungi.

Kolaborasi ini sekaligus menegaskan bahwa perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sebab, perlindungan bagi pekerja bukan hanya tentang kepesertaan, melainkan juga tentang menghadirkan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya dalam menjalani kehidupan.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.