Bank Kalbar catat kredit Rp18,09 triliun hingga September 2026 - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp18,09 triliun hingga September 2026 atau tumbuh 4,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp17,23 triliun.
“Pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kualitas aset dan efisiensi pendanaan. Karena itu, Bank Kalbar tidak hanya berfokus pada peningkatan penyaluran kredit, tetapi juga memperkuat struktur dana dan menjaga prinsip kehati-hatian,” kata Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi di Pontianak, Rabu.
Selain pertumbuhan kredit dan pembiayaan, Bank Kalbar membukukan laba sebesar Rp397,55 miliar pada September 2026, meningkat 2,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Rokidi mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi, serta menjaga pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan.
Menurut dia, penguatan struktur pendanaan menjadi salah satu fokus strategi Bank Kalbar pada 2026, terutama melalui peningkatan Current Account Saving Account (CASA), yakni dana murah yang bersumber dari giro dan tabungan.
Hingga September 2026, rasio CASA Bank Kalbar tercatat sebesar 70,16 persen. Penguatan rasio tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi biaya dana sekaligus memperkuat daya saing bank dalam mendukung ekspansi bisnis.
“Penguatan CASA menjadi salah satu prioritas kami. Kami ingin membangun struktur pendanaan yang semakin sehat dan efisien, sehingga Bank Kalbar dapat terus meningkatkan daya saing dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Di sisi kualitas aset, Bank Kalbar mencatat rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) net sebesar 0,86 persen dan NPL gross sebesar 2,35 persen pada September 2026.
Rasio tersebut menjadi salah satu indikator dalam pemantauan kualitas aset dan pengelolaan risiko untuk memastikan penyaluran kredit tetap berjalan secara terukur dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Rokidi menegaskan pertumbuhan berkelanjutan tidak hanya diukur dari peningkatan angka bisnis, tetapi juga dari kemampuan bank menjaga kepercayaan masyarakat, mengelola risiko, dan menghadirkan layanan keuangan sesuai kebutuhan daerah.
Dengan capaian hingga triwulan III 2026, Bank Kalbar berupaya mempertahankan pertumbuhan kredit, meningkatkan profitabilitas, memperkuat struktur pendanaan, serta menjaga kualitas aset guna mendukung aktivitas ekonomi dan pembiayaan masyarakat di Kalbar.
Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.