297 kasus karhutla terjadi di Palembang hingga September 2026
297 kasus karhutla terjadi di Palembang hingga September 2026
Senin, 7 September 2026 22:32 WIB
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat meninjau posko karhutla di Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang, Senin. ANTARA/Edo Purmana
Palembang (ANTARA) - Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Ratu Dewa menyebutkan sebanyak 297 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah setempat hingga September 2026.
"Selama periode Januari 2026 hingga saat ini tercatat sebanyak 297 kasus karhulta terjadi di Kota Palembang," kata Ratu Dewa saat meninjau posko karhutla di Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang, Senin.
Dia mengatakan, wilayah terdampak karhutla antara lain tersebar di Kecamatan Gandus, Kertapati, Alang-alang Lebar, Ilir Barat I, Sematang Borang dan wilayah lainnya.
"Total luas lahan yang terbakar hingga saat ini mencapai 253 hektare," katanya.
Menurutnya, saat ini pihaknya telah mengambil kebijakan menugaskan para petugas posko untuk berada di titik-titik terdekat atau lokasi beresiko karhutla.
"Jadi nantinya tidak terlalu lama untuk menuju lokasi. Minimal 5 menit bisa langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman api. Ini berlaku di seluruh kecamatan," jelasnya.
Selain itu, untuk memperkuat penanganan karhutla belum lama ini pihaknya menerima bantuan logistik dan peralatan penanggulangan bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Bantuan dari BNPB yang disalurkan untuk Kota Palembang berupa 25 pcs alat pelindung diri (APD), lima roll selang 1,5 inci, empat unit pompa jinjing 2 HP, dua unit mesin pompa air 6 HP, dua pcs nozzle, serta dua unit flexible tank.
"Bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan yang sebelumnya telah diusulkan Pemkot Palembang untuk memperkuat penanganan karhutla di lapangan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wali Kota Palembang sebut 297 kasus karhulta hingga September 2026
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026