Kodim 0418/Palembang turunkan Babinsa bantu padamkan karhutla
Kodim 0418/Palembang turunkan Babinsa bantu padamkan karhutla
Senin, 7 September 2026 22:33 WIB
Kabut asap dampak karhutla di wilayah Sumsel. ANTARA/Yudi Abdullah
Palembang (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0418/Palembang, Sumatera Selatan menurunkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) guna membantu masyarakat memadamkan serta melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah setempat.
"Menghadapi puncak kemarau September 2026 ini, peran Babinsa dioptimalkan memantau kawasan yang terdapat banyak lahan kosong, semak belukar dan pohon, serta melakukan berbagai aksi yang bisa mencegah terjadinya karhutla dan pemadaman bersama masyarakat setempat," kata Komandan Kodim 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto di Palembang, Senin.
Dia menjelaskan, beberapa pekan terakhir pihaknya bergerak cepat menangani kebakaran lahan kosong bersama masyarakat di sejumlah kawasan pinggiran kota.
Kebakaran lahan yang ditangani bersama masyarakat seperti di wilayah Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, dan di kawasan Jalan Sungai Lacak, RT 14/RW 05, Kelurahan Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Palembang.
Kemudian Babinsa Kodim 0418/Palembang bersama tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran lahan gambut dan semak belukar sekitar lima hektare di wilayah Kelurahan Karya Jaya, perbatasan Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Untuk mencegah terulang kembali kebakaran lahan di kawasan tersebut dan daerah lainnya, Babinsa bersama unsur terkait terus melakukan pengamanan lokasi, dan tindakan pencegahan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas serta pihak pemadam kebakaran.
Kecepatan Babinsa bersama unsur gabungan dalam merespons kebakaran lahan di daerah pinggiran kota berbatasan dengan kabupaten rawan karhutla seperti Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin menjadi langkah penting untuk mencegah meluasnya kebakaran yang asapnya kini mulai mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Keterlibatan prajurit TNI dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci utama untuk menjaga agar kota ini tetap aman, asri, dan terbebas dari kebakaran hutan dan lahan.
”Sinergi seluruh pihak harus makin kokoh, mulai dari langkah pencegahan, kesiapsiagaan personel, hingga kecepatan penanganan jika ditemukan titik api," jelas Komandan Kodim Kolonel Erik.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026