YouTuber Ini Bongkar Puncak Gunung Kawi yang Sebenarnya, Ternyata Ada Musala hingga Makam di Atasnya
Jumat, 17 Juli 2026 - 15:20 WIB
VIVA – Gunung Kawi kembali menjadi perbincangan publik dalam beberapa waktu terakhir. Selain dikenal sebagai salah satu gunung yang lekat dengan berbagai cerita mistis dan mitos pesugihan, nama Gunung Kawi juga kembali viral setelah dikaitkan dengan isu yang menyeret nama artis Sarwendah usai Pesulap Merah mengunggah konten bersama seorang kuncen di kawasan tersebut.
Baca Juga
Di tengah ramainya berbagai narasi yang berkembang, seorang pendaki gunung sekaligus YouTuber, Zulqa Mahendra, justru menghadirkan sudut pandang berbeda. Melalui perjalanan pendakiannya, ia memperlihatkan bagaimana kondisi puncak Gunung Kawi yang sesungguhnya, lengkap dengan jalur resmi pendakian hingga keberadaan sebuah petilasan yang berdiri di atas puncak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Temuan tersebut menarik perhatian banyak orang karena selama ini sebagian masyarakat lebih mengenal Gunung Kawi dari kisah-kisah mistis dibandingkan kondisi alam maupun sejarahnya.
Baca Juga
Pendakian Dimulai dari Basecamp Omah Tepus
Dalam dokumentasi perjalanannya, Zulqa menjelaskan bahwa pendakian dilakukan melalui jalur resmi dari Basecamp Omah Tepus yang berada di Jawa Timur. Ia menyebut gunung yang didakinya merupakan Redi Kawi atau Kawi Najang, yang diyakini sebagai puncak asli Gunung Kawi.
Baca Juga
"Berbeda dengan puncak Batu Tulis Gunung Kawi yang ada di bagian selatan, puncak Redi Kawi atau Kawi Najang ini berada di bagian utara dan konon ini adalah puncak Gunung Kawi yang sesungguhnya," ujar Zulqa yang dikutip dari kanal YouTube-nya pada Jumat, 17 Juli 2026.
Jalur Pendakian Dipenuhi Panorama Alam
Perjalanan menuju puncak tidak bisa dibilang mudah. Dari basecamp menuju titik awal pendakian saja, rombongan harus menempuh perjalanan sekitar enam kilometer sebelum melanjutkan trekking menuju sejumlah pos pendakian.
Selama perjalanan, Zulqa berkali-kali dibuat kagum oleh keindahan panorama Gunung Kawi.
Ia memperlihatkan lorong bambu yang membentuk jalur alami, tebing-tebing hijau, lautan awan, hamparan bunga liar, hingga bibir kaldera yang menawarkan pemandangan luas.
Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa jalur tersebut masih tergolong baru sehingga pendaki harus tetap berhati-hati.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mengungkap Puncak Gunung Kawi yang Sesungguhnya
Setelah menempuh perjalanan sekitar enam jam, Zulqa akhirnya tiba di puncak Redi Kawi. Di lokasi tersebut ia mengungkap fakta yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat.
Halaman Selanjutnya
Menurutnya, berdasarkan peta RBI (Rupa Bumi Indonesia), puncak Gunung Kawi yang sebenarnya bukanlah Puncak Batu Tulis yang selama ini lebih populer dikunjungi wisatawan.