YBM PLN UP3 Bukittinggi Tumbuhkan Asa, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Bukittinggi (ANTARA) - Harapan untuk hidup lebih mandiri dapat tumbuh dari sebuah kesempatan. Semangat itulah yang dihadirkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Bukittinggi dengan menyalurkan bantuan modal usaha kepada delapan penerima manfaat yang tersebar di Kota Bukittinggi. Bantuan tersebut menjadi dukungan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.

Bantuan yang disalurkan pada Kamis (30/7) tersebut menyasar masyarakat dari beragam latar belakang, mulai dari buruh harian lepas, pedagang, penjahit, hingga ibu rumah tangga yang telah memiliki maupun sedang merintis usaha. Bantuan diberikan sesuai kebutuhan masing-masing penerima manfaat agar dapat digunakan secara produktif untuk menunjang keberlangsungan dan pengembangan usaha.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua YBM PLN UP3 Bukittinggi, Kasman, bersama Tim YBM PLN. Program ini merupakan bagian dari komitmen YBM PLN dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN secara amanah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, mengatakan PLN terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik sebagai fondasi penting dalam mendukung aktivitas dan produktivitas masyarakat. Sejalan dengan komitmen tersebut, kepedulian insan PLN juga diwujudkan lewat berbagai program sosial yang mendorong masyarakat untuk semakin berdaya dan mandiri secara ekonomi.

“Keandalan listrik memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas dan pertumbuhan usaha masyarakat. Karena itu, selain terus menjaga pasokan listrik yang andal, kami ingin semangat kepedulian insan PLN juga hadir untuk membuka peluang bagi masyarakat agar semakin produktif dan mandiri. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat menjadi penggerak bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ekonomi keluarga,” ujar Ririn.

Menurut Ririn, pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu upaya untuk menciptakan manfaat sosial yang berkelanjutan. Ketika usaha masyarakat dapat tumbuh dan berkembang dengan dukungan listrik yang andal, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan keluarga serta memberikan nilai tambah bagi lingkungan di sekitarnya.

Ketua YBM PLN UP3 Bukittinggi, Kasman, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diarahkan sebagai modal produktif sehingga para penerima manfaat memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan sumber penghasilan secara mandiri.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat usaha yang sudah berjalan maupun menjadi pijakan bagi usaha yang baru dirintis. Semoga usaha para penerima manfaat terus berkembang, pendapatan keluarga meningkat, dan ke depan mereka dapat semakin mandiri secara ekonomi,” kata Kasman.

Program pemberdayaan ekonomi ini sekaligus menjadi wujud nyata amanah YBM PLN dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN agar memberikan dampak yang lebih luas. Bantuan yang diberikan tidak semata menjadi tambahan modal, tetapi diharapkan menjadi penggerak bagi tumbuhnya usaha produktif yang mampu menopang kehidupan keluarga secara berkelanjutan.

Dari kepedulian insan PLN, tumbuh kesempatan bagi masyarakat untuk menata masa depan yang lebih baik. YBM PLN berkomitmen terus menjaga amanah, menghadirkan listrik yang andal, serta menumbuhkan manfaat yang mampu menggerakkan kemandirian, memperkuat ekonomi keluarga, dan menyalakan harapan menuju kehidupan yang lebih sejahtera.