Wujudkan pemilu inklusif, KIP sosialisasi pemilu kepada kelompok disabilitas - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh menyosialisasikan pemilu kepada pemilih khusus bagi kelompok disabilitas guna mewujudkan pesta demokrasi inklusif dan ramah bagi semua kalangan.
Sosialisasi digelar di Banda Aceh, Kamis, diikuti 30 peserta dari berbagai komunitas disabilitas. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Nasional KPU.
KIP Kota Banda mewujudkan program tersebut dengan dikemas melalui program "PeuCeudah" (pemilih unggul, cerdas dalam memilih) untuk memberikan edukasi politik yang merata.
Kegiatan mengusung tema penguatan regulasi terhadap kelompok disabilitas dalam mendorong kebijakan pelaksanaan pemilu inklusif. Para peserta dibekali pemahaman mengenai hak-hak politik mereka serta tata cara pencoblosan yang aksesibel.
Ketua KIP Kota Banda Aceh Saiful Haris mengatakan evaluasi dari pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak menunjukkan masih adanya celah dalam partisipasi pemilih.
Baca: PN Banda Aceh pastikan pelayanan ramah disabilitas
"Kami mencatat pada pemilu dan pilkada masih ada saudara-saudara kita dari kelompok disabilitas yang belum menggunakan hak pilihnya secara optimal. Oleh karena itu, sosialisasi ini menjadi krusial," katanya.
Melalui program PeuCedah yang berjalan secara aktif dan berkelanjutan, KIP Kota Banda Aceh tidak hanya menyasar kelompok disabilitas, tetapi juga pemilih pemula dan kelompok marginal lainnya.
Ia mengatakan dengan sosialisasi tersebut diharapkan dapat mendongkrak persentase partisipasi pemilih disabilitas secara signifikan pada kontestasi pemilu mendatang.
KIP Kota Banda Aceh juga memastikan akan terus memperkuat regulasi teknis dan fasilitas di tempat pemungutan suara (TPS) agar ramah dan mudah diakses oleh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
"Secara jumlah, kelompok disabilitas di Kota Banda Aceh tentu akan memberi pengaruh yang berarti, baik berperan sebagai peserta pemilu, penyelenggara pemilu maupun pemilih," kata Saiful Haris.
Baca: PPDI Aceh berharap pemerintah mutakhirkan data disabilitas
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.