Wujudkan layanan inklusif, Kantor Imigrasi Banda Aceh datangi pemohon sakit di rumah sakit - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, responsif, dan humanis. Melalui inovasi program IES (Imigrasi Peka Terasa) dengan mendatangi pemohon sakit di rumah sakit.
Jajaran Imigrasi Banda Aceh melaksanakan layanan jemput bola pengambilan data biometrik bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis khusus di Banda Aceh, Kamis.
Layanan darurat ini diberikan kepada seorang pemohon yang tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cempaka Lima.
Mengingat kondisi kesehatan pemohon yang tidak memungkinkan untuk hadir secara langsung di kantor imigrasi, tim imigrasi bergerak menuju lokasi untuk memproses penggantian paspor yang akan digunakan untuk keperluan pengobatan lanjutan ke luar negeri.
Baca: Imigrasi Banda Aceh deportasi Tiga WNA asal India
Proses pelayanan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut meliputi verifikasi berkas dan dilengkapi rekam medis, wawancara, hingga pengambilan data biometrik berupa foto dan sidik jari di tempat.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar serta memberikan kepuasan terhadap penerima layanan dengan tetap menerapkan standar pelayanan prima.
Langkah ini menjadi bukti nyata kesungguhan Kantor Imigrasi Banda Aceh untuk terus hadir dan memberikan solusi langsung di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang berada dalam situasi darurat medis.
Imigrasi Banda Aceh bertekad untuk terus memperluas jangkauan layanan prioritas ini demi memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak pelayanan keimigrasian secara adil dan setara seperti moto Dirjen Imigrasi, yaitu imigrasi untuk rakyat.
Baca: Pasporia hadir di CFD, Warga Aceh Kini Bisa urus paspor lebih mudah
Pewarta: Redaksi
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.