Warga Antre Panjang BBM, Polda Sumut Kerahkan 786 Personel Amankan SPBU

Bagikan:

MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara melibatkan 786 personel untuk pengamanan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna memastikan pasokan bahan bakar minyak kepada masyarakat berjalan aman dan lancar.

"Kami melibatkan 786 personel untuk pengamanan selama 24 jam secara bergantian di 325 SPBU," ujar Kepala Biro Operasi Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Dwi Tunggal Jaladri di Medan, Kamis, 166 Juli.

Dwi mengatakan ratusan SPBU yang diamankan tersebut tersebar di sejumlah daerah, di antaranya Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, dan Kabupaten Deli Serdang.

Ia mengatakan kegiatan pengamanan itu menindaklanjuti hasil rapat koordinasi yang dihadiri pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, dan jajaran kepolisan resor (polres).

"Dari hasil rapat koordinasi itu, ada pemutusan kerja dari Pertamina, terutama untuk awak mobil tangki," ucapnya.

Dari kekurangan awak mobil tangki (AMT) itu, personel TNI dan Polri yang memiliki kemampuan kualifikasi mengendarai mobil tangki dan sudah terlatih ditugasimembantu Pertamina.

"Kami berkomitmen kekurangan AMT diisi dengan personel. Dari Pertamina juga sudah ada penggantinya, serta kami menawarkan pemilik SPBU dan Pertamina untuk menghindari terjadinya penyimpanan perjalanan," ucapnya.

Terpisah, Wakapolres Pelabuhan Belawan KompolDedy Dharma mengatakan pihaknya menurunkan personel untuk pengawalan armada pengangkut BBM dari Pertamina menuju SPBU yang menjadi tujuan distribusi.

"Pengawalan itu dilaksanakan dalam rangka mempercepat pendistribusian BBM kepada masyarakat," tuturnya.

Ia berharapkehadiran personel Polri di lapangan dapat memastikan penyaluran BBM berlangsung aman, lancar, dan tidak mengalami hambatan.

Percepatan distribusi BBM merupakan langkah yang dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang di SPBU, serta memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+