◐

Wamenko Perekonomian Drajat Soal Program Rekening Bersaldo Rp50 Ribu hingga HP Gratis: Masih Dibahas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50.000 yang diprioritaskan bagi masyarakat kelompok desil 1 hingga desil 4. Sementara itu, rencana pembagian telepon genggam (HP) gratis untuk mendukung program tersebut masih dalam pembahasan lintas kementerian.

Baca Juga

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Drajad Hari Wibowo mengatakan, anggaran untuk pembukaan rekening telah disiapkan. Namun, pemerintah masih perlu membahas instrumen, mekanisme, hingga perangkat yang akan digunakan dalam pelaksanaan program tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anggaran untuk uang pembukaan rekeningnya itu sudah siap,” kata Drajad saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai perkembangan rencana pembukaan rekening dan pembagian HP gratis, Rabu 14 Oktober 2026. 

Baca Juga

Drajad menjelaskan, pemerintah belum menetapkan secara terperinci mekanisme pelaksanaan program tersebut. Pembahasan lanjutan juga diperlukan untuk menentukan skema penyediaan HP, termasuk koordinasi dengan Kementerian Keuangan.

Ketika ditanya apakah perangkat HP sudah disiapkan, Drajad mengatakan pemerintah masih akan membahasnya lebih lanjut.

Baca Juga

“Nah itu nanti kita bahas. Nanti kita bahas,” ujarnya.

Ia juga belum memastikan waktu pembagian HP maupun pihak yang akan bertanggung jawab atas penyediaannya. Menurut Drajad, pemerintah akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah pembahasan dilakukan.

“Ya kan belum dibahas. Kalau sudah kita bahas baru kita sampaikan,” katanya.

Rekening Gratis Diprioritaskan untuk 25,1 Juta Penduduk

Dalam kesempatan yang sama, Deputi I Kemenko Perekonomian Ferry Irawan menjelaskan bahwa program pembukaan rekening akan diprioritaskan bagi masyarakat kelompok desil 1 hingga desil 4.

Menurut Ferry, sasaran awal program tersebut mencakup sekitar 25,1 juta penduduk.

“Jadi prioritas sekarang desil 1 sama desil 4, sekitar 25,1 juta penduduk kita yang kita akan targetkan untuk pembukaan rekening,” ujar Ferry.

Desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Dalam program ini, pemerintah memprioritaskan kelompok desil 1 sampai desil 4 untuk memperoleh akses pembukaan rekening.

Ferry juga menyebut sasaran program berkaitan dengan masyarakat berusia 17 tahun ke atas. Namun, rincian mengenai persyaratan penerima, mekanisme pendaftaran, serta teknis penyaluran rekening belum dijelaskan secara terperinci dalam keterangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Targetkan Program Berjalan pada 2026

Terkait jadwal pelaksanaan, Drajad menyampaikan bahwa pemerintah berharap program tersebut dapat berjalan pada 2026. Meski demikian, ia belum memberikan tanggal pasti pelaksanaan karena masih terdapat sejumlah hal yang perlu diselesaikan.

Halaman Selanjutnya

“Ini kan sekarang sudah Oktober, ya mudah-mudahan kalau mau lebih cepat bisa segera jalan,” kata Drajad.