Wabup Nabire: Jadikan Maulid Nabi momentum jaga lingkungan - ANTARA News Papua Tengah
Nabire (ANTARA) - Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari mengajak umat Muslim memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW melalui perbuatan menjaga lingkungan dan alam, terutama menghentikan pembakaran hutan, lahan, dan kebun sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah.
“Mari kita teladani Rasulullah tidak hanya melalui ibadah dan hubungan antar-manusia, tetapi diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat,” katanya saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Al Falah Nabire di Nabire, Provinsi Papua Tengah, Selasa.
Ia mengatakan pesan tersebut semakin relevan dengan kondisi Nabire yang mengalami kemarau sejak Juni 2026. Dalam enam hari terakhir, sejumlah wilayah juga diliputi asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan.
Ia mengatakan masyarakat terutama umat Muslim perlu menahan diri dari aktivitas membuka lahan dengan pembakaran karena saat ini kekeringan masih ekstrem dan membuat api mudah menjalar dan memperluas kebakaran.
Ia mengatakan kebakaran dan kabut asap tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga merugikan banyak orang sehingga berdampak terhadap kesehatan, aktivitas masyarakat, perekonomian, pemerintahan, dan pendidikan.
Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai kesempatan memperkuat kepedulian bersama terhadap lingkungan dengan mencegah tindakan yang dapat memicu bencana.
“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi kita untuk kembali mengenang perjuangan, akhlak, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Ia mengatakan keteladanan Rasulullah, antara lain tercermin melalui kejujuran, kesabaran, kasih sayang, persaudaraan, serta kepedulian kepada sesama manusia maupun lingkungan.
Nilai tersebut, menurut dia, perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga lingkungan agar tetap aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengajak umat Islam memperkuat persaudaraan, toleransi, dan kepedulian di tengah keberagaman masyarakat Nabire sehingga tercipta kehidupan yang aman, damai, dan harmonis.
Selain itu, ia mengajak masyarakat memperbanyak doa agar hujan segera turun di Nabire sehingga kemarau dan dampak kebakaran dapat berakhir.
“Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala segera menurunkan hujan di Kabupaten Nabire yang kita cintai ini,” ujarnya.
Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.