Unpatti Maluku kembangkan potensi wirausaha mahasiswa lewat PMW mampu ciptakan lapangan kerja - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) Maluku mengembangkan potensi kewirausahaan mahasiswa melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2026 sebagai upaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rektor Universitas Pattimura Maluku Fredy Leiwakabessy di Ambon, Senin, mengatakan Program Mahasiswa Wirausaha instrumen strategis membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi sekaligus membentuk karakter mahasiswa yang inovatif, kreatif, dan berdaya saing.

"Program Mahasiswa Wirausaha menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem kewirausahaan di Universitas Pattimura sehingga mahasiswa tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja," katanya saat membuka Lokakarya Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2026.

Ia menjelaskan keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga cara berpikir, bertindak, dan berkomunikasi yang menjadi fondasi utama dalam membangun jiwa kewirausahaan.

Menurut dia, perguruan tinggi merupakan tahapan terakhir pendidikan formal sebelum mahasiswa memasuki dunia kerja maupun dunia usaha sehingga selama menempuh pendidikan, mahasiswa perlu menghasilkan karya, kreativitas, dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia mengatakan perkembangan teknologi informasi telah membuka akses yang luas terhadap berbagai sumber pengetahuan sehingga mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan gagasan kreatif, dan menciptakan inovasi yang memiliki nilai ekonomi.

Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan peluang tersebut dengan membangun usaha berbasis kreativitas dan potensi yang dimiliki tanpa harus menunggu modal besar.

"Teknologi digital membuka banyak peluang usaha yang dapat dimulai dari ide-ide sederhana, baik di bidang seni, musik, konten digital maupun inovasi lainnya yang memiliki nilai ekonomi," ujarnya.

Ia menyebut terdapat empat aspek penting yang harus dimiliki mahasiswa dalam membangun usaha, yakni kemampuan memperoleh dan mengelola informasi secara efektif, motivasi untuk terus berkembang, semangat berkompetisi secara sehat, serta kemampuan menyusun strategi bisnis yang tepat.

Keempat aspek tersebut, kata dia, menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi persaingan global sekaligus mengembangkan usaha yang berkelanjutan.

Selain itu, ia mengajak mahasiswa memanfaatkan jejaring yang dimiliki universitas, termasuk pendampingan dosen, pimpinan fakultas, dan praktisi kewirausahaan agar mampu menghasilkan ide bisnis yang inovatif dan memiliki daya saing.

Fredy juga menilai pengembangan kewirausahaan mahasiswa dapat menjadi salah satu cara mengoptimalkan potensi lokal Maluku menjadi kekuatan ekonomi yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti Nur Aida Kubangun mengatakan Program Mahasiswa Wirausaha Tahun 2026 diikuti 54 kelompok usaha yang melibatkan 220 mahasiswa dari berbagai fakultas.

Menurutnya, pengembangan usaha mahasiswa perlu berbasis pada kompetensi program studi agar memiliki keberlanjutan setelah program pendanaan selesai.

"Berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya masih terdapat kelompok usaha yang tidak mampu melanjutkan usahanya setelah program berakhir. Karena itu bantuan yang diberikan harus menjadi modal awal untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan," katanya.

Ia berharap, melalui pembinaan yang terintegrasi di tingkat fakultas dan program studi, PMW dapat melahirkan wirausahawan muda yang mandiri, inovatif, serta mampu mengembangkan potensi daerah melalui usaha-usaha yang berkelanjutan.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.