UGM dekatkan inovasi, riset dengan kebutuhan industri dan investor

UGM dekatkan inovasi, riset dengan kebutuhan industri dan investor

Selasa, 22 September 2026 20:58 WIB

Image Print

Konferensi pers kegiatan Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta. Selasa (22/9/2026) (ANTARA/Hery Sidik)

Yogyakarta (ANTARA) - Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menyelenggarakan Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) pada 21–22 Oktober 2026 sebagai upaya mendekatkan inovasi dan hasil riset yang lebih dekat dengan kebutuhan industri, investor, offtaker, serta mitra strategis.

Direktur Direktorat Pengembangan Usaha UGM Prof Wiratni dalam konferensi pers di Yogyakarta, Selasa, mengatakan, forum pertemuan yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM tersebut mengusung semangat “CULTIVATION: Culture–Innovation–Business Acceleration".

"GIFTS dirancang sebagai ruang temu yang membawa inovasi dan hasil riset lebih dekat dengan kebutuhan industri, investor, offtaker, serta mitra strategis. Lebih dari sekadar forum atau pameran inovasi, GIFTS menempatkan business matchmaking sebagai salah satu inti kegiatan," katanya.

Menurut dia, inovator, peneliti, industri, investor, dan calon offtaker dipertemukan untuk membuka percakapan, menemukan kebutuhan bersama, dan menjajaki peluang menuju kemitraan yang konkret, sejalan dengan filosofi GIFTS 2026, inovasi tidak berhenti pada penciptaan teknologi.

"Inovasi memperoleh relevansinya ketika bertemu dengan konteks budaya dan kebutuhan pengguna, serta mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus manfaat bagi masyarakat," katanya.

GIFTS 2026 diinisiasi GIK UGM dan UGM Science Techno Park melalui program Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Techno Park (PRIME STeP).

Pelaksanaannya berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Meet The Investor (MTI), serta Infrastructure and Construction Innovation Conference and Workshop (ICONIC) 2026 sehingga memperluas ruang pertemuan antara ekosistem akademik, industri, investasi, dan bisnis.

"Melalui semangat "Accelerating Business through Culture and Innovation", GIFTS 2026 juga menghubungkan riset, budaya, dan kolaborasi untuk membuka peluang bisnis yang bernilai dan berkelanjutan," katanya.

Wakil Rektor UGM Danang Sri Hadmoko mengatakan GIFTS 2026 membuka ruang bagi komunitas akademik, industri, investor, pelaku bisnis, dan mitra strategis untuk bertemu, membangun koneksi, serta menjajaki peluang kolaborasi.

"Melalui GIFTS 2026, UGM ingin mendorong inovasi bergerak lebih jauh, tidak hanya untuk diperkenalkan, tetapi juga dipertemukan dengan kebutuhan, tidak hanya untuk didiskusikan, tetapi juga membuka jalan menuju kemitraan dan dampak nyata," katanya.

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026