Polisi tunggu hasil medis guna ungkap kematian pria di Anambas

Polisi tunggu hasil medis guna ungkap kematian pria di Anambas

Selasa, 22 September 2026 20:58 WIB

Image Print

Polisi memasang garis polisi di kediaman pria berinisial S (44) yang ditemukan meninggal dunia di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Minggu (20/9/2026). ANTARA/HO-Polres Kepulauan Anambas

Natuna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, masih menyelidiki penyebab kematian seorang pria berinisial S (44) yang ditemukan di rumahnya di Kecamatan Jemaja dengan memeriksa sejumlah saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir saat dikonfirmasi dari Batam, Selasa, mengatakan sejumlah saksi yang diperiksa antara lain istri dan tetangga korban.

Korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya pada Minggu (20/9).

"Kami mengedepankan penanganan yang profesional, objektif, dan humanis. Di tengah suasana duka, privasi keluarga harus tetap dihormati dan setiap informasi harus disampaikan secara bertanggung jawab," katanya.

Misbachul juga mengimbau masyarakat tidak menyebarluaskan identitas, foto, maupun informasi pribadi korban dan keluarganya secara berlebihan.

Menurut dia, keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun.

"Korban sudah diserahkan kepada keluarga dan telah dikebumikan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Jemaja Iptu Sutomo mengatakan berdasarkan keterangan awal yang dihimpun penyidik, sebelum ditemukan meninggal dunia korban sempat terlibat perselisihan dengan istrinya.

Setelah perselisihan tersebut, istri korban meninggalkan rumah untuk menemui keluarganya. Tidak lama kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah.

Pihak keluarga kemudian meminta bantuan warga sebelum peristiwa tersebut dilaporkan kepada kepolisian.

Personel Polsek Jemaja yang menerima laporan mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan medis.

Menurut Sutomo, pemeriksaan awal menemukan sejumlah tanda pada tubuh korban. Namun, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan mencocokkannya dengan keterangan para saksi.

"Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur. Keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan medis menjadi bagian penting untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh," katanya.

Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.