◐

Tak Puas dengan Permainan Timnas Indonesia, Pengamat Kritik John Herdman: Miskin Kreativitas

Sabtu, 26 September 2026 - 11:00 WIB

VIVA – Timnas Indonesia mengawali kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Singapura. Namun, performa skuad Garuda tetap mendapat sorotan dari pengamat sepak bola Hadi Gunawan.

Baca Juga

Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura pada laga Grup A yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat 25 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak Ragnar Oratmangoen pada babak pertama dan Ole Romeny melalui eksekusi penalti di paruh kedua.

Baca Juga

Meski meraih tiga poin, pengamat yang akrab disapa Bung Ahay itu menilai permainan Timnas Indonesia belum menunjukkan kreativitas yang istimewa. Kritik tersebut disampaikan melalui akun X pribadinya.

"FIFA ASEAN CUP 2026: Singapura vs Indonesia: Miskin KREATIFITAS!!! Tidak ada yang istimewa!!!" tulis Bung Ahay.

Baca Juga

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

Photo :

Bung Ahay kemudian mempertanyakan kemampuan Timnas Indonesia dalam membongkar pertahanan Singapura, terutama setelah lawan harus bermain dengan 10 pemain.

Singapura kehilangan Safuwan Baharudin yang mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Mitchell Baker. Kondisi tersebut membuat Indonesia memiliki keunggulan jumlah pemain di lapangan.

Menurut Bung Ahay, situasi tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan lebih maksimal oleh skuad asuhan John Herdman.

"Masa lawan 10 pemain lawan, dan dengan pemain-pemain yang berasal dari klub-klub Liga Eropa, nggak bisa menemukan solusi untuk membongkar pertahanan lawan...?? Nggak banget deh!!!" tulisnya.

Selain Bung Ahay, sejumlah warganet di kolom komentar unggahannya juga turut mengkritisi penampilan Timnas Indonesia di laga tersebut. Bahkan tak sedikit yang mengaku tidak puas dengan permainan Kevin Diks dan kawan-kawan.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026

Photo :

“Malu-maluin bung, pemain semewah itu tapi permainannya jelek banget. Ga jauh beda sama AFF kemarin, crossing2 doang,” kata salah seorang warganet.

“Taktik membosankan, gak ada yg beda sama AFF, pelatih medioker,” kritik warganet lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlepas dari sejumlah kritik di atas, Timnas Indonesia sebenarnya sudah tampil menekan sejak awal pertandingan. Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan pada menit ke-13 setelah memanfaatkan umpan silang mendatar Luke Vickery dari sisi kanan.

Indonesia kemudian mendapatkan peluang untuk menambah gol pada awal babak kedua. Namun, beberapa peluang belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.

Halaman Selanjutnya

Situasi berubah setelah Singapura harus bermain dengan 10 pemain menyusul kartu merah Safuwan Baharudin. Indonesia kemudian mendapatkan penalti setelah bola hasil tendangan bebas Thom Haye mengenai tangan pemain Singapura di kotak penalti.