◐

Sukses Jaga Amanah Dana Umat Ratusan Triliun, BPKH Sabet Prominent Awards 2026

Jumat, 25 September 2026 - 13:32 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menorehkan prestasi bergengsi di tingkat nasional. 

Baca Juga

Berkat komitmennya menjaga dana umat yang prudent (hati-hati), transparan, dan berlandaskan prinsip syariah, BPKH sukses meraih Prominent Awards 2026 untuk kategori “Excellence in National Hajj Fund Stewardship”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trofi penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, dalam malam puncak penganugerahan yang diselenggarakan oleh Metro TV bekerja sama dengan Salutee.id di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

Baca Juga

Terkait pencapaian ini, Fadlul menegaskan bahwa apresiasi tersebut menjadi bukti komitmen institusinya dalam melayani jemaah haji Indonesia.

“Penghargaan ini menunjukkan keseriusan BPKH dalam mengelola keuangan haji secara aman, transparan, dan berintegritas. Kepercayaan jemaah merupakan amanah yang harus kami jaga melalui pengelolaan dana haji yang prudent, akuntabel, dan berorientasi pada keberlanjutan manfaat bagi jemaah,” ujar Fadlul Imansyah dalam keterangannya, dikutip Jumat, 25 September 2026.

Baca Juga

Apresiasi terhadap BPKH ini dinilai sangat beralasan mengingat performa keuangan lembaga tersebut yang terus menanjak. Merujuk pada data Desember 2025, BPKH sukses mencatatkan dana kelolaan sebesar Rp180,72 triliun. Angka ini melonjak tajam dibandingkan tahun 2020 yang berada di kisaran Rp142 triliun, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) menyentuh 7,03 persen.

Menariknya, pengelolaan aset BPKH tidak hanya berfokus pada penumpukan saldo. Dana yang 97,83 persennya berasal dari setoran jemaah itu aktif dikonversi menjadi nilai manfaat. Tercatat, sepanjang 2025, BPKH telah menggelontorkan nilai manfaat hingga Rp12,08 triliun untuk menopang langsung biaya penyelenggaraan ibadah haji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi finansial BPKH juga terbukti sangat prima. Lembaga ini memiliki rasio likuiditas yang sangat aman, yakni 2,47 kali dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Tak hanya itu, rasio solvabilitasnya tercatat di angka 100,62 persen, yang memastikan bahwa jumlah aset BPKH lebih besar ketimbang total kewajibannya. Tata kelola ini kian sempurna dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama delapan tahun berturut-turut.

Sebagai informasi, ajang Prominent Awards 2026 yang mengusung tema “Indonesia Berdaya” ini memberikan 33 penghargaan di lima klaster industri. BPKH sendiri keluar sebagai pemenang di klaster Koperasi, BUMD & Government.

Halaman Selanjutnya

Proses penjurian dilakukan secara ketat dengan menyoroti aspek inovasi, kompetensi, dampak, hingga keberlanjutan oleh panel ahli seperti Prof. Dr. Martani Huseini, Prof. Dr. Istianingsih, Dr. Triarko Nurlambang, Ir. Yuana Sutyowati, dan Arief Suditomo.