◐

Kenapa suara kita terdengar berbeda di rekaman?

Pernah mendengar rekaman suara sendiri lalu merasa suaranya terdengar seperti orang lain? Fenomena ini bukan berarti mikrofon merekam suara secara keliru. Ada perbedaan antara bagaimana kita mendengar suara sendiri ketika berbicara dan bagaimana suara tersebut terdengar ketika direkam. 

Setidaknya ada dua jalur ketika kita mendengar suara sendiri. Berikut penjelasannya, dilansir dari Scientific American (25/9).

1. Air Conduction

Suara bergerak melalui udara menuju telinga, masuk melalui saluran telinga, menggetarkan gendang telinga, lalu diteruskan ke telinga bagian dalam.

2. Bone Conduction

Getaran dari suara kita juga merambat melalui jaringan dan tulang kepala menuju telinga bagian dalam.

Scientific American menjelaskan bahwa ketika seseorang berbicara, suara yang didengar merupakan kombinasi dari kedua jalur tersebut. Sementara itu, ketika mendengarkan rekaman, komponen bone conduction yang biasanya ikut kita dengar ketika berbicara tidak ada.

Mengapa Suara Sendiri Terasa Lebih Berat di Kepala?

Penelitian tentang persepsi suara sendiri menunjukkan bahwa bone conduction ini berkontribusi pada persepsi suara diri dan cenderung memperkuat komponen frekuensi rendah. Karena itu, suara yang kita dengar ketika berbicara dapat terasa lebih rendah atau lebih penuh dibandingkan dengan suara yang terdengar melalui rekaman.

Itulah kenapa suara yang terdengar di kepala terasa lebih “berisi”. Selama bertahun-tahun, otak kita mengenali versi suara tersebut sebagai suara sendiri. Sementara itu, ketika rekaman diputar, komponen yang selama ini datang melalui tulang kepala tidak ikut terdengar.

Lantas, apakah ini berarti suara yang ada di rekaman itu adalah suara kita yang didengar orang lain? Sebenarnya rekaman memang lebih mendekati suara kita yang didengar orang lain, karena orang lain tidak mengalami kondisi bone conduction yang sama ketika mendengarkan kita berbicara.

Namun, rekaman ini bukan representasi 100 persen identik dengan suara yang didengar orang lain. Ada beberapa faktor seperti mikrofon, jarak mulut dengan mikrofon, ruangan, speaker, kualitas audio, sampai kompresi suara.

Kenapa Kita Merasa Suara Sendiri “Aneh”?

Kita mendengar suara sendiri setiap kali berbicara. Karena itu, otak sudah membangun semacam referensi tentang seperti apa suara kita seharusnya terdengar. 

Ketika rekaman diputar, suara yang muncul tidak sama dengan versi yang selama ini kita dengar. Jadi, rasa aneh ketika mendengar suara sendiri bukan berarti suara kita tiba-tiba berubah. Yang berubah adalah cara kita menerimanya, kita sedang mendengar suara yang selama ini familiar melalui jalur yang berbeda.

Kesimpulan

Suara kita terdengar berbeda ketika direkam karena kita biasanya mendengar suara sendiri melalui dua jalur, yaitu melalui udara dan getaran yang merambat melalui tulang kepala. Sedangkan rekaman menangkap suara yang merambat melalui udara, sehingga hasilnya terdengar berbeda dari suara yang biasanya kita dengar ketika berbicara.

Jadi, ketika mendengar voice note dan merasa suara kita sepertinya tidak begini, sebenarnya tidak ada yang aneh. Kita hanya sedang mendengar suara sendiri dari perspektif yang selama ini lebih sering didengar oleh orang lain.