◐

Sudah Rasakan Perdandingan di Inggris dan Belanda, Ole Romeny Sebut Laga Timnas Indonesia Paling Gila

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Jakarta, VIVA – Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, sudah merasakan kerasnya sepak bola Eropa. Namun, dari berbagai pertandingan yang pernah dijalaninya, pemain berusia 26 tahun itu justru menyebut laga bersama Skuad Garuda sebagai yang paling gila.

Baca Juga

Romeny menjadi salah satu pemain penting ketika Timnas Indonesia menghancurkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya karena sembilan gol tercipta. Pertandingan tersebut juga diwarnai drama hingga menit-menit akhir yang membuat tensi di SUGBK sulit diprediksi.

Baca Juga

Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan dengan margin besar untuk mengamankan tiket final. Di pertandingan lain, Malaysia juga berpesta gol dengan mengalahkan Singapura 6-0.

Sementara itu, Skuad Garuda terus menambah gol di SUGBK. Mitchell Baker menjadi bintang dengan mencetak lima gol, sedangkan empat gol lainnya disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.

Baca Juga

Romeny juga tampil gemilang dengan menyumbangkan empat assist. Assist terakhirnya untuk gol kelima Baker pada menit ke-90+7 sekaligus memastikan Indonesia menang 9-2 dan mengunci tiket ke final.

Namun, yang paling membekas bagi Romeny bukan hanya hasil akhirnya.

"Saya rasa ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan," ujar Ole Romeny kepada awak media termasuk di SUGBK, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Romeny mengaku atmosfer di bangku cadangan Timnas Indonesia ikut membuat pertandingan semakin luar biasa. Setiap kali Indonesia mencetak gol, para pemain cadangan justru terus meminta tambahan.

"Luar biasa rasanya. Setiap kali kami mencetak gol, saya melihat ke arah bangku cadangan, dan mereka berteriak, "Satu lagi!", mereka bilang, "Satu lagi!"," ucapnya.

Pengalaman Romeny di sepak bola Eropa membuat pernyataan tersebut semakin menarik. Ia pernah bermain di Inggris bersama Oxford United, serta menjalani karier di Belanda bersama FC Utrecht, NEC Nijmegen, dan Fortuna Sittard.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, laga melawan Bangladesh tetap meninggalkan kesan berbeda baginya.

Pertandingan bahkan sempat berlangsung panas setelah Romeny mendapat tendangan dari pemain Bangladesh. Ia mengaku sempat terpancing emosi, tetapi pertandingan kemudian terus berjalan dengan drama yang terjadi hingga penghujung laga.

Halaman Selanjutnya

"Bahkan setelah lawan mencetak gol dan pemain itu menendang saya, saya sempat sangat marah, Anda tahu," kata Ole Romeny.