Status Siaga! Gunung Semeru Erupsi 3 Kali pada Senin Pagi, Letusan Capai 900 Meter di Atas Mahameru
Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16 WIB
Jakarta, VIVA – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami tiga kali erupsi pada Senin pagi.
Baca Juga
Abu letusan tertingginya terpantau mencapai 900 meter di atas puncak Mahameru.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 06.19 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Senin.
Baca Juga
Sigit menjelaskan, kolom abu vulkanik yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke barat daya.
Aktivitas erupsi tersebut juga terekam oleh alat pemantau kegempaan.
Baca Juga
"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 110 detik," tuturnya.
Berdasarkan catatan Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi pertama terjadi pada pukul 01.45 WIB, tetapi visual letusannya tidak teramati.
Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada pukul 04.39 WIB dan 06.19 WIB, dengan tinggi letusan masing-masing mencapai 900 meter di atas puncak.
Sigit menyampaikan, Gunung Semeru saat ini masih berstatus Level III atau Siaga.
Masyarakat diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dan menghindari kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas vulkanik.
"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," katanya.
Selain itu, masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.
Sigit juga mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Kawasan tersebut berisiko terdampak lontaran batu pijar saat terjadi erupsi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Masyarakat turut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Semeru.
"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ujarnya. (ant)
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Malam Ini, Masyarakat Diminta Waspada
Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mengalami erupsi sebanyak dua kali pada Jumat (9/10/2026).
VIVA.co.id
9 Oktober 2026