Situs Warisan Dunia UNESCO di Negara Semifinalis Piala Dunia 2026
Jakarta -
Piala Dunia 2026 telah usai dengan Spanyol berhasil menjuarai turnamen tersebut. Tapi, mundur ke di babak semifinal, terdapat empat negara dengan kekuatan sepakbolanya di atas rata-rata.
Di balik kekuatan sepakbolanya Inggris, Spanyol, Prancis, dan Argentina tak hanya dikenal sebagai negara dengan tradisi sepak bola yang kuat.
Keempatnya juga memiliki situs Warisan Dunia UNESCO yang menjadi daya tarik wisata berkat sejarah, arsitektur, hingga keindahan alamnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Gateway Magazine, Selasa (21/7/2026) berikut satu dari banyaknya Situs Warisan Dunia UNESCO yang berada di setiap negaranya:
1. Tembok Hadrian, Inggris
Tembok Hadrian. (GettyImages via Mental Floss)
Membentang melintasi wilayah utara Inggris, Tembok Hadrian menjadi salah satu peninggalan Romawi paling bersejarah di Britania Raya. Tembok ini dibangun sekitar tahun 122 M atas perintah Kaisar Hadrian sebagai batas barat laut Kekaisaran Romawi sekaligus benteng pertahanan dan pos pemeriksaan.
Meski sebagian besar bangunannya telah hilang dimakan waktu, sejumlah bagian masih berdiri kokoh di tengah perbukitan dan padang terbuka. Traveler dapat memulai perjalanan dari Housesteads Roman Fort yang menyimpan bekas barak, lumbung, hingga tembok pertahanan Romawi.
Tak jauh dari sana terdapat Vindolanda Roman Fort and Museum yang memamerkan berbagai temuan arkeologi, mulai dari sepatu kulit, senjata, hingga tablet tulisan tangan berusia hampir 2.000 tahun.
2. Kota Tua Toledo, Spanyol
Kota tua Toledo di Spanyol. (UNESCO/Ko Hon Chiu Vincent)
Kurang dari satu jam perjalanan kereta dari Madrid, Toledo menjadi salah satu kota bersejarah paling menarik di Spanyol. Berdiri di atas bukit yang menghadap Sungai Tagus, kota ini diakui UNESCO karena menjadi tempat bertemunya warisan budaya Kristen, Islam, dan Yahudi selama berabad-abad.
Di Toledo, traveler dapat menemukan Katedral Toledo bergaya Gotik yang megah, Benteng Alcazar yang mendominasi cakrawala kota, hingga gang-gang batu sempit yang dipenuhi bangunan tua, halaman tersembunyi, dan toko kerajinan.
Untuk menikmati panorama terbaik, Mirador del Valle menjadi spot favorit karena menyuguhkan pemandangan kota tua, dinding benteng, serta aliran Sungai Tagus dari ketinggian.
3. Kota Benteng Carcassonne, Prancis
Kota Benteng Carcassonne. (AFP Photo/Pascal Pavani)
Di wilayah selatan Prancis berdiri Carcassonne, kota benteng abad pertengahan yang menjadi salah satu situs Warisan Dunia UNESCO. Dikelilingi dua lapis tembok pertahanan dan lebih dari 50 menara pengawas, kawasan ini tampak seolah tak berubah sejak ratusan tahun lalu.
Memasuki benteng melalui jembatan angkat membawa pengunjung seakan kembali ke Abad Pertengahan. Jalan-jalan sempit dipenuhi kafe, toko roti, dan butik kecil, sementara Chateau Comtal menawarkan kesempatan menyusuri tembok benteng dengan pemandangan pedesaan di sekitarnya.
Jangan lewatkan pula mencicipi cassoulet, hidangan khas Prancis berupa semur kacang dan daging yang berasal dari kawasan ini.
4. Taman Nasional Los Glaciares, Argentina
Gletser Perito Moreno. (Getty Images/iStockphoto)
Di Patagonia, Taman Nasional Los Glaciares menawarkan pemandangan salah satu hamparan es terbesar di dunia di luar Antartika. Ikon utamanya adalah Gletser Perito Moreno yang masih terus bergerak dan kerap memunculkan bongkahan es raksasa yang jatuh ke danau.
Kawasan ini juga menjadi pintu masuk menuju Gunung Fitz Roy, salah satu destinasi trekking paling populer di Amerika Selatan. Sementara itu, Desa El Chalten menjadi titik awal berbagai jalur pendakian, mulai dari rute santai di tepi danau hingga jalur pegunungan yang menantang.
(upd/ddn)