Simak ini, peluang beasiswa banyak! minim informasi bukan alasan! - ANTARA News Jawa Barat
Bandung (ANTARA) - Kesenjangan informasi mengenai pendidikan membuat sebagian masyarakat kesulitan bahkan memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan, padahal peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sangat terbuka luas.
Selain melalui biaya mandiri, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah.
Salah satu Beasiswa yang bisa diakses adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, Beasiswa Unggulan dari Kementerian Pendidikan untuk masyarakat berprestasi, serta beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang menyasar jenjang pendidikan magister dan doktoral sebagaimana tercantum dalam laman resmi program.
Berdasarkan laporan beasiswa kemendikdasmen, syarat-syarat yang harus dipersiapkan, yakni:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu Keluarga (KK),
2. Rapor atau transkrip nilai, surat keterangan lulus,
3. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau bukti data kesejahteraan sosial khusus jalur kurang mampu.
Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan secara daring dengan cara buat akun di laman web resmi beasiswa https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/, kemudian isi Lengkap dan unggah semua data jika melalui daring.
Selain itu, jika pendaftaran secara langsung formulir diambil ke kampus yang menjadi tujuan untuk mengisi semua data yang diperlukan.
Meskipun keterbatasan ekonomi, atau tuntutan pekerjaan menjadi salah satu alasan untuk berhenti belajar, tetapi pendidikan sangat penting dalam keberlangsungan hidup.
Selain mengembangkan keterampilan, membentuk karakter, pendidikan juga membuka peluang kerja yang lebih baik.
Menurut Nuridin dalam penelitian jurnal Lazuardi mengatakan semakin tinggi tingkat kebutuhan dan tantangan manusia, maka semakin tinggi tuntunan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai alat untuk menjalani proses hidup.
Pewarta: Devi Hatriani
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.