Siapkan lulusan siap kerja, Prodi Profesi Fisioterapis UMS gelar Campus Hiring
Siapkan lulusan siap kerja, Prodi Profesi Fisioterapis UMS gelar Campus Hiring
Minggu, 27 September 2026 16:22 WIB
Kunjungan mahasiswa UMS ke both klinik mitra UMS. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Memberikan kesempatan lulusan menyiapkan diri dalam dunia kerja, Prodi Profesi Fisioterapis Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Campus Hiring.
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Meeting Besar Lantai dua Gedung Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS turut dihadiri oleh delapan instansi klinik fisioterapi besar di Indonesia, Sabtu.
Campus Hiring Fisioterapi UMS tersebut menjadi wujud proses penjaringan atau rekrutmen karyawan baru yang diperuntukan kepada mahasiswa pasca studi di Prodi Profesi Fisioterapis UMS.
Kaprodi Profesi Fisioterapi UMS, Suryo Saputra Perdana, M.Sc, PT., menjelaskan bahwa program Campus Hiring tersebut sebagai bentuk komitmen UMS dalam mencetak lulusan yang siap kerja. Menurutnya, memastikan mahasiswa mendapat pekerjaan pasca studi menjadi tanggung jawab bagi UMS.
“Tanggung jawab kita tidak hanya di pendidikan saja, akan tetapi menjembatani mahasiswa ke dunia kerja menjadi tanggung jawab kita sebagai pendidik,” jelasnya, Minggu.
Ia juga mengatakan campus hiring telah terlaksana sampai dengan sepuluh angkatan. Menurutnya, keunggulan lulusan mahasiswa UMS menjadi daya tarik tersendiri bagi klinik fisioterapi di Indonesia. Keunggulan tersebut, lanjutnya, telah dibagun oleh UMS, terkhusus oleh Prodi Profesi Fisioterapis UMS dengan baik.
“Tentunya, keunggulan atau reputasi itu dibangun tidak datang secara instan, artinya UMS telah mengusahakan memberikan segalanya kepada mahasiswa untuk mendukung proses pendidikannya,” ujarnya.
Menurut Suryo, kompetensi mahasiswa UMS yang dikombinasikan dengan kekuatan spiritualitas menjadi nilai positif yang dirasakan oleh para mitra dalam menggunakan jasa karyawan lulusan UMS.
“Kemampuan critical thinking, komunikasi yang baik, dan dibungkus dengan bekal keilmuan Islam dapat memberikan dampak positif kepada instansi yang bermitra dengan UMS. Sehingga para mitra akan kembali lagi memberikan kesempatan lebih bagi lulusan UMS untuk bekerja dengannya,” tuturnya.
Suryo menilai seringkali terjadi gap antara meluluskan mahasiswa dengan permintaan dalam dunia kerja. Maka, dengan adanya campus hiring tersebut, menurutnya, dapat menyatukan pandangan yang sesuai dengan kebutuhan dalam dunia kerja.
“Kami tidak ingin mencetak mahasiswa yang tidak hanya siap lulus kemudian menganggur. Akan tetapi, kami ingin mencetak mahasiswa yang siap kerja. Sehingga sampai saat ini tercatat terdapat mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS yang telah bekerja di luar negeri,” tambahnya.
Staf klinik Bebas Cedera, Ganess mengakui selama menerima lulusan mahasiswa UMS merasa mendapat insight baru. Menurutnya, Prodi Profesi Fisioterapis UMS yang telah terakreditasi Unggul menjadi alasan utama pihaknya menjalin mitra dengan UMS.
“Beberapa lulusan UMS telah bergabung dengan kami. Kehadiran mereka memberikan nafas besar bagi kami, karena semangat dan pendekatan mereka dalam menerima pasien yang berbeda, terutama dalam mendefinisikan jurnal-jurnal,” ungkapnya.
Salah satu mahasiswa Prodi Profesi Fisioterapis UMS, Pandu Tirto mengatakan merasa terbantu dengan adanya campus hiring. Menurutnya, program tersebut dapat memberikan pandangan lulusan Profesi Fisioterapis UMS untuk bergabung dengan klinik-klinik fisioterapi yang ada.
“Kehadiran klinik-klinik yang bermitra dengan UMS dapat membantu teman-teman untuk mempermudah dalam menjembatani ke dunia kerja, terutama ini merupakan fasilitas kampus yang perlu dimanfaatkan oleh teman-teman mahasiswa,” pungkasnya.
Dengan adanya program campus hiring di UMS menunjukan bahwa UMS terus berkomitmen memberikan wadah kepada mahasiswa untuk mencetak lulusan berkompeten yang siap terjun dalam dunia pekerjaan.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.