Kunci Lindungi Pekerja, Health Talk SKK Migas PetroChina Bongkar Strategi Cegah TBC di Tempat Kerja - ANTARA News Jambi
Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) - Puluhan karyawan PetroChina International Jabung Ltd baik secara hibrid (luring dan daring via Zoom) antusias mengikuti kegiatan sosialisasi sosialisasi bahaya penyakit TBC Paru dan upaya penanggulangan di tempat kerja.
Kegiatan dilaksanakan PetroChina International Jabung Ltd bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi di Recc Hall Geragai, Sabtu Malam (26/9/2026).
NGF Operation Superintendent, Liliek Rachmanu S, mewakili Field Manager PetroChina International Jabung Ltd dalam acara health talk edukasi kesehatan yang digelar secara hibrid (luring dan daring via Zoom) bagi seluruh karyawan dan karyawati mengatakan bahwa sosialisasi yang diselenggarakan PetroChina ini sangat penting dalam membangun kesadaran karyawan.
"TBC paru merupakan salah satu permasalahan di sektor ketenagakerjaan yang berdampak pada kegiatan usaha. Hal ini mengarah pada penurunan produktivitas serta mengancam keberlangsungan usaha apabila tidak dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan," kata Liliek
Liliek mengungkapkan bahwa berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2024, Indonesia menyumbang sekitar 10 persen dari total kasus TBC global.
Angka tersebut diperkirakan mencakup lebih dari satu juta orang sakit dan mengakibatkan sekitar 126 ribu kematian.
Melihat besarnya tantangan tersebut, ia menilai pencegahan TBC di tempat kerja menjadi langkah penting untuk membantu target nasional.
"Pencegahan dan penanggulangan TBC paru di tempat kerja merupakan langkah strategis untuk membantu pemerintah dalam mencapai target bebas TBC pada tahun 2030," tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa PetroChina terus berupaya menerapkan program penanggulangan TBC paru yang selaras dengan payung hukum nasional.
Langkah ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja.
Melalui kegiatan edukasi kesehatan ini, manajemen PetroChina berharap pemahaman dan wawasan para pekerja mengenai TBC semakin meningkat.
"Semoga dengan adanya health talk ini dapat memberikan banyak manfaat, menambah wawasan mengenai pencegahan dan penanggulangan TBC paru di tempat kerja, serta meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kerja," tutup Liliek.
Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Madya Disnakertrans Provinsi Jambi, Tri Astuti Wihabsari, menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan oleh pihak perusahaan sangat membantu upaya pemerintah dalam menekan angka kasus TBC.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi memberikan apresiasi positif kepada PetroChina International Jabung Ltd. atas komitmennya dalam menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi pencegahan serta penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di lingkungan kerja.
"Kami memberikan apresiasi yang positif dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi terhadap PetroChina International Jabung yang telah berkenan melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis di tempat kerja," kata Astuti.
Astuti mengungkapkan, saat ini Indonesia menempati peringkat kedua di dunia sebagai negara dengan jumlah penderita TBC terbesar.
Hal yang perlu mendapat perhatian serius adalah penderita TBC mayoritas berada pada kelompok usia produktif atau usia kerja.
Oleh karena itu, keterlibatan aktif sektor swasta seperti PetroChina sangat penting untuk menekan penularan di lingkungan kerja.
Menurutnya, penularan TBC di tempat kerja memiliki potensi risiko yang cukup tinggi mengingat sifat penyakitnya yang mudah menular melalui udara.
Seseorang yang berinteraksi dalam satu ruangan dengan penderita TBC selama kurang lebih enam jam dapat berisiko menularkan penyakit tersebut ke 10 hingga 14 orang lainnya di lingkungan kerja.
"Kami berharap sosialisasi ini dapat mendukung program pemerintah menuju Indonesia Bebas TBC pada tahun 2030, khususnya di dunia kerja dan di semua lini," tambahnya.
Lebih lanjut, Astuti mengapresiasi keaktifan
PetroChina yang dinilai konsisten dalam memberikan edukasi kepada para pekerjanya setiap tahun.
Selain edukasi rutin, PetroChina juga secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan (Medical Check-Up/MCU) bagi para karyawan hingga subkontraktor di lingkungan perusahaan guna memastikan deteksi dini TBC dapat berjalan optimal.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.