◐

Setiap Usia Punya Masalah Gigi Berbeda, Begini Cara Menjaganya

Selasa, 29 September 2026 - 15:28 WIB

VIVA – Kesehatan gigi perlu diperhatikan sepanjang kehidupan. Masalah yang muncul pada gigi dan mulut tidak hanya dialami anak-anak, tetapi juga dapat terjadi pada remaja, orang dewasa, hingga kelompok usia lanjut. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan dan tantangan dalam menjaga kesehatan gigi pun dapat berubah.

Baca Juga

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa karies masih menjadi salah satu persoalan kesehatan gigi di berbagai kelompok usia. Prevalensi karies tercatat mencapai 84,8 persen pada anak usia 5–9 tahun. Angka tersebut juga tinggi pada kelompok dewasa, yakni 82,2 persen pada usia 25–34 tahun, 89,3 persen pada usia 35–44 tahun, dan 92,1 persen pada usia 45–54 tahun. Sementara itu, prevalensi karies pada kelompok usia 55–64 tahun mencapai 92,8 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Angka tersebut menunjukkan bahwa menjaga kesehatan gigi tidak berhenti setelah seseorang melewati masa kanak-kanak. Perawatan perlu dilakukan secara konsisten karena kondisi gigi dan mulut dapat berubah mengikuti tahap kehidupan.

Baca Juga

1. Anak-anak Perlu Dibiasakan Merawat Gigi Sejak Dini

Pada anak, perhatian terhadap kesehatan gigi dapat dimulai sejak gigi pertama tumbuh. Salah satu masalah yang perlu diwaspadai adalah karies gigi, terutama karena anak masih dalam tahap membangun kebiasaan menjaga kebersihan mulut.

Baca Juga

Selain membersihkan gigi secara rutin, orang tua perlu membantu anak membangun kebiasaan menyikat gigi dengan cara yang tepat. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan gigi juga penting dilakukan agar masalah dapat diketahui lebih awal.

Data WHO Oral Health Country Profile Indonesia memperkirakan 46,9 persen anak usia 1–9 tahun mengalami karies pada gigi sulung yang belum ditangani. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa perawatan dan pemeriksaan gigi sejak usia dini tidak sebaiknya menunggu sampai anak mengalami keluhan.

2. Remaja Perlu Memperhatikan Gigi dan Gusi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memasuki usia remaja, perhatian terhadap kesehatan gigi tidak hanya berkaitan dengan kebersihan gigi. Kesehatan gusi, susunan gigi, serta perubahan kebiasaan makan juga perlu diperhatikan.

Pada fase ini, sebagian orang mulai mengalami perubahan posisi gigi atau membutuhkan perhatian lebih terhadap kebersihan gigi, terutama apabila menggunakan alat ortodonti. Membersihkan sela-sela gigi dan area yang sulit dijangkau menjadi semakin penting untuk mencegah penumpukan plak.

Halaman Selanjutnya

Kebiasaan yang terbentuk pada masa remaja dapat menjadi dasar dalam menjaga kesehatan gigi ketika memasuki usia dewasa. Karena itu, pemeriksaan berkala tetap diperlukan meskipun tidak terdapat rasa sakit atau keluhan yang mengganggu.