Setelah peninjauan aktifitas pelatihan, Menaker berkomitmen dukung pengembangan Satpel PVP Sawahlunto
Setelah peninjauan aktifitas pelatihan, Menaker berkomitmen dukung pengembangan Satpel PVP Sawahlunto
Minggu, 27 September 2026 16:35 WIB
Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierly berdialog dengan salah seorang peserta pelatihan operator excavator atau alat berat yang dilaksanakan oleh Satpel PVP Sawahlunto untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja. (ANTARA/Yudha Ahada)
Sawahlunto (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan komitmen mendukung pengembangan dan optimalisasi Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto, Sumatera Barat, setelah meninjau langsung fasilitas dan aktivitas pelatihan yang dijalankan di Satpel tersebut.
"Saya berkomitmen memperhatikan dan mendukung untuk pengembangan dan optimalisasi kegiatan serta fasilitas untuk Satpel PVP Sawahlunto ini. Untuk bentuk dan rincian dukungannya seperti apa, itu segera kita bahas bersama tim setelah saya kembali ke Jakarta," kata Menaker Yassierly di Sawahlunto, Sabtu.
Menurut dia, Satpel PVP Sawahlunto memiliki potensi untuk dikembangkan karena tidak hanya melayani peserta pelatihan dari Sawahlunto, tetapi juga peserta dari daerah lain di Sumbar bahkan Provinsi lainnya di Sumatera.
Kemudian pelaksanaan pelatihan selama ini terpantau berjalan baik dengan lulusan yang dinilai memiliki kompetensi yang cukup dan layak diterima dunia industri.
Dalam kunjungan tersebut, Menaker Yassierli meninjau pelatihan operator track excavator yang dilaksanakan dengan instruktur dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang.
Dia kemudian berdialog dengan para peserta pelatihan dan instruktur serta pendamping dari Satpel PVP untuk menemukan data yang lebih lengkap dan terbaru mengenai kebutuhan di lapangan.
Sementara Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mengatakan pemerintah daerah mendukung optimalisasi Satpel PVP, termasuk melalui pemanfaatan lahan yang masih tersedia untuk pengembangan ruang kelas, area praktik, dan fasilitas pendukung pelatihan.
Menurut dia, sejarah pertambangan Sawahlunto dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pengembangan pembelajaran vokasi, khususnya untuk pelatihan yang berkaitan dengan pertambangan dan pengoperasian alat berat.
Dia mengatakan penguatan pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi diperlukan untuk memperkuat keterampilan sumber daya manusia Sawahlunto dan Sumatera Barat di bidang pertambangan dan pengoperasian alat berat.
"Selain itu, juga ada dampak ekonomi bagi masyarakat di wilayah sekitar apabila pelatihan di Satpel PVP ini lebih sering dan pesertanya lebih banyak," kata dia.