Sarwendah Laporkan 46 Akun yang Cemarkan Nama Baiknya Diduga atas Suruhan Ruben Onsu
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:41 WIB
Jakarta, VIVA – Perseteruan Sarwendah dan Ruben Onsu kembali memanas setelah kuasa hukum Sarwendah, Pablo Benua, mengungkap temuan terkait puluhan akun media sosial yang diduga menyebarkan konten untuk menjatuhkan kliennya. Pihak Sarwendah mengaku telah mengidentifikasi 46 akun dan mengelompokkannya berdasarkan cara mereka membuat serta menyebarkan konten.
Baca Juga
Pablo menyebut, sebagian akun menampilkan sosok yang berbicara langsung di depan kamera, termasuk influencer. Sementara itu, akun lainnya diduga berkaitan dengan layanan clipper berbayar yang mengunggah potongan video untuk membentuk opini publik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Pablo, pihaknya juga menemukan sejumlah aliran dana yang masih perlu ditelusuri. Ia menduga dana tersebut berkaitan dengan Ruben Onsu, tetapi dugaan itu masih perlu dibuktikan melalui proses lebih lanjut.
Baca Juga
Pablo Benua menjelaskan bahwa pihaknya telah membagi puluhan akun tersebut ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama terdiri dari akun yang pemilik atau pengelolanya terlihat secara langsung dalam konten, termasuk mereka yang menggunakan fitur siaran langsung.
"Dari 46 media sosial tersebut kita sudah membuat klaster terhadap 46 media sosial tersebut. Kita sudah membagi ke dalam dua klaster. Klaster yang pertama adalah orang-orang yang terlihat wajahnya atau ada influencernya, ada pihak yang berbicara melalui sosial media yang selalu menggunakan fitur live begitu," beber Pablo Benua.
Baca Juga
Ia mengatakan, konten yang menjadi perhatian pihaknya berupa video yang dinilai menggiring opini dan berpotensi merugikan reputasi Sarwendah.
"Membuat video dengan menggiring opini sedemikian rupa untuk menjatuhkan atau mencederai martabat yaitu dalam hal ini klien kami Sarwendah. Lalu klaster kedua adalah akun-akun yang setelah kami telusuri merupakan penyedia akun-akun pemilik dari penyedia jasa clipper," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kelompok kedua, menurut Pablo, berkaitan dengan akun-akun yang menyediakan jasa memotong dan menyebarkan klip video berdasarkan pesanan. Pihaknya kini menelusuri dugaan hubungan antara aktivitas akun tersebut dan aliran dana yang ditemukan.
"Jasa clipper tersebut yang mana ada sejumlah aliran dana yang sudah kami temui, aliran dana tersebut kami duga berasal dari saudara RO begitu. Sehingga kami akan tindak lanjut laporan tersebut, kami akan telusuri," sambung Pablo.
Halaman Selanjutnya
Pablo juga menyebut terdapat sekitar empat hingga lima akun yang menampilkan wajah influencer. Sementara akun lainnya diduga merupakan akun clipper berbayar.