Rp1,7 Miliar Hasil Generali Lion Heart Run 2026 Disalurkan untuk Pendidikan Anak keluarga rentan

Minggu, 30 Agustus 2026, 18:35 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Asuransi Jiwa Generali Indonesia menyalurkan donasi Rp1,7 miliar untuk memperluas akses pendidikan anak usia dini dari keluarga rentan melalui ajang Generali Lion Heart Run (GLHR) 2026. Donasi tersebut dihimpun melalui kegiatan charity run 5K yang melibatkan ribuan pelari dan berbagai pemangku kepentingan, dengan seluruh hasil penjualan tiket dan pendapatan acara didonasikan untuk program The Human Safety Net (THSN).

Donasi diserahkan secara simbolis oleh President Director dan CEO Generali Indonesia Rebecca Tan kepada Founder Komunitas Ibu Profesional (Yayasan Jarimatika) Septi Peni Wulandani di Plaza Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (30/8). Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pendidikan 1.000 anak usia dini di berbagai kota di Indonesia. Nilai donasi tahun ini meningkat lebih dari 40% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan semakin kuatnya partisipasi masyarakat dan mitra Generali dalam mendorong dampak sosial yang berkelanjutan.

Rebecca mengatakan, investasi pada pendidikan anak merupakan salah satu bentuk investasi penting untuk membangun generasi masa depan. Karena itu, GLHR 2026 tidak hanya mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, tetapi juga mengubah setiap langkah menjadi kontribusi nyata bagi anak-anak dari keluarga rentan.

“Melalui Generali Lion Heart Run 2026, kami berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai stakeholder dan masyarakat luas untuk menghadirkan dampak nyata bagi anak-anak dari keluarga rentan, sambil terus menjalankan hidup sehat,” ujar Rebecca.

Menurutnya, peningkatan donasi tahun ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Generali pun menyampaikan apresiasi kepada karyawan, tenaga pemasar, mitra bisnis, nasabah, komunitas, dan masyarakat yang ikut berkontribusi.

Kebutuhan terhadap dukungan pendidikan anak usia dini masih besar. Data UNICEF bersama Bappenas dan BPS menunjukkan 37,4% anak Indonesia mengalami deprivasi multidimensi, yakni tidak terpenuhinya sedikitnya dua aspek kesejahteraan dasar, termasuk pendidikan, kesehatan, gizi, perlindungan, air bersih, sanitasi, dan informasi. Selain itu, hampir 40% anak usia 5–6 tahun belum mengikuti layanan pendidikan anak usia dini.

Septi menilai kolaborasi Generali Indonesia melalui THSN telah memberikan manfaat nyata bagi keluarga rentan. Menurutnya, GLHR menunjukkan bahwa gaya hidup sehat dapat berjalan beriringan dengan semangat berbagi dan pemberdayaan.

“Melalui Generali Lion Heart Run, kami melihat bagaimana semangat hidup sehat dapat berjalan beriringan dengan semangat berbagi,” kata Septi.

THSN merupakan gerakan global people helping people yang berfokus membantu keluarga dari komunitas rentan mengembangkan potensi dan membangun masa depan yang lebih baik. Di Indonesia, sejak 2018, program ini telah menjangkau lebih dari 40.000 penerima manfaat melalui berbagai program penguatan kapasitas keluarga dan pengembangan potensi anak.

Secara global, THSN telah hadir di 25 negara dan memberikan dampak kepada lebih dari 1,3 juta orang melalui dua program utama, yakni For Families dan For Refugees. Generali Indonesia menegaskan akan melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan, empowering lives and dreams.

Penulis: Sufri Yuliardi
Editor: Sufri Yuliardi