Realisasi Dana Desa untuk KDMP di Manokwari capai Rp50,8 miliar - ANTARA News Papua Tengah

Manokwari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mencatat alokasi Dana Desa yang telah direalisasikan untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kampung Merah Putih (KDMP) mencapai Rp50,800 miliar dari total pagu tahun 2026 sebanyak Rp109,785 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Manokwari Aswandi di Manokwari, Senin, mengatakan pemerintah menetapkan 58,03 persen dari total pagu Dana Desa dimanfaatkan untuk pembangunan fisik dan implementasi KDMP.

"Dana Desa yang sudah direalisasikan untuk KDMP di Manokwari sebanyak Rp50.800.113.000. Masih tersisa kurang lebih Rp12,91 miliar, kalau tidak terserap maka dikembalikan ke kas negara," kata Aswandi.

Dia menyebut pembangunan infrastruktur fisik KDMP ditangani langsung oleh pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 1801/Manokwari dan hingga awal Juli 2026 sebagian dari78 unit telah rampung, namun operasionalnya masih menunggu petunjuk teknis pemerintah pusat.

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) juga mengamanatkan pemerintah daerah melakukan verifikasi dan validasi guna memastikan kelengkapan dokumen, kelayakan kelembagaan, serta kesesuaian lokasi sebelum KDMP beroperasi.

"Kami sudah koordinasi dengan Dinas Koperasi Manokwari terkait pembentukan tim verifikasi. Pembangunan ditangani TNI, kami memastikan pendanaan, dan operasional jadi kewenangan Dinas Koperasi," ucap Aswandi.

Aswandi menjelaskan bahwa, pengalokasian 58,03 persen dari total Dana Desa untuk mendukung operasional KDMP diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa, termasuk pemanfaatan Dana Desa regular.

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Manokwari sudah menyalurkan Dana Desa regular tahap I tahun 2026 sebanyak Rp23,95 miliar untuk 164 desa/kampung dan tahap II sudah terealisasi Rp23,38 miliar untuk 107 kampung/desa.

"Tahun ini, kami batasi pencairan Dana Desa regular tahap II sampai Oktober. Masih tersisa 57 kampung yang masih dalam proses" ucap Aswandi.

Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.