PT Timah bangun jemban sehat bantu keluarga beresiko stunting di Belitung Timur - ANTARA News Bangka Belitung

Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah (Persero) Tbk membangun jamban sehat bagi warga beresiko stunting di Desa Burung Mandi Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  guna mencegah dan menekan angka kasus stunting di lingkungan operasional perusahaan itu.

"Dengan adanya akses sanitasi yang layak, diharapkan lingkungan tempat tinggal keluarga penerima manfaat menjadi lebih sehat," kata  Departerment Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan PT Timah (Persero) Tbk bersama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Belitung Timur melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) membangun jamban sehat yang merupakan fasilitas sanitasi kepada dua sasaran penerima manfaat yang merupakan keluarga berisiko stunting di Desa Burung Mandi, Kabupaten Belitung Timur

"Melalui intervensi ini diharapkan berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi dan berbagai program pendukung lainnya untuk menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera," ujarnya. 

Kepala DPMDPPKB Kabupaten Belitung Timur, Melta Indah Nurhayati mengatakan PT Timah menjadi salah satu mitra yang aktif mendukung pelaksanaan program Genting di daerah ini.

"PT Timah aktif sebagai mitra yang mendukung program Genting, baik dalam bentuk bantuan nutrisi maupun non-nutrisi," katanya.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Advokasi, Penggerakan dan Informasi DPMDPPKB Kabupaten Belitung Timur, Budiman menjelaskan bantuan pembangunan jamban sehat kali ini diberikan kepada dua sasaran penerima manfaat merupakan keluarga yang masuk dalam kategori berisiko stunting dan belum memiliki fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak.

"Pembangunan jamban sehat ini diberikan kepada dua sasaran penerima manfaat di Desa Burung Mandi. Salah satunya merupakan keluarga yang memiliki balita dan masuk dalam kategori keluarga berisiko stunting, serta belum memiliki MCK," katanya.

Ia menyampaikan program Genting menyasar keluarga yang memiliki risiko stunting, khususnya ibu hamil, bayi di bawah dua tahun (baduta), serta ibu menyusui. Intervensi yang diberikan dapat berupa bantuan rumah layak huni, sanitasi termasuk jamban sehat, bantuan nutrisi, hingga dukungan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kalau kita hanya menunggu program pemerintah, tentu ada keterbatasan. Oleh karena itu, semangat gotong royong melalui kolaborasi seperti ini menjadi hal yang positif dalam upaya mencegah stunting di Belitung Timur," katanya.
 

Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.